Saturday, 22 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Latihan Beban: Kunci Tingkatkan Kesehatan Jantung dan Metabolisme

Oleh Rini Widiyarti August 22, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Latihan beban, atau resistance training, terbukti efektif dalam meningkatkan kekuatan fisik pada orang dewasa yang sehat. Lebih lanjut, pendekatan yang terukur dan disesuaikan secara individual terhadap latihan beban ini juga berpotensi memperbaiki fungsi fisik serta kualitas hidup bagi pasien yang mengidap penyakit kardio-metabolik. Hal ini diungkapkan oleh seorang narasumber dalam sebuah forum ilmiah.

Dalam presentasinya di American Society for Preventive Cardiology Congress on CVD Prevention, Dr. Matthew W. Martinez, MD, FACC, FASE, yang juga merupakan profesor kedokteran kardiovaskular di Mayo Clinic Foundation, mengupas tuntas mengenai seluk-beluk latihan beban. Diskusi mencakup rekomendasi jumlah latihan untuk orang dewasa sehat dan bagaimana aktivitas ini secara spesifik berkontribusi pada peningkatan kesehatan kardio-metabolik.

Dr. Martinez memulai paparannya dengan mendefinisikan esensi dari kekuatan fisik. “Apa itu kekuatan?” tanyanya retoris di tengah presentasi. Ia kemudian menjelaskan bahwa kekuatan merujuk pada kemampuan otot untuk menghasilkan tenaga secara dinamis. Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa integrasi latihan beban ke dalam program kesehatan, terutama bagi individu dengan kondisi kardio-metabolik, dapat menjadi strategi yang sangat berharga.

Studi yang dipresentasikan menunjukkan bahwa partisipan yang menjalani program latihan beban mengalami peningkatan signifikan dalam hal kekuatan otot dan fungsi fisik secara keseluruhan. Hal ini berdampak positif pada kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas sehari-hari, yang pada gilirannya meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan mental. Bagi pasien dengan penyakit jantung atau diabetes, perbaikan ini dapat berarti pengurangan risiko komplikasi lebih lanjut dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

Rekomendasi umum untuk orang dewasa sehat mencakup latihan beban dua hingga tiga kali seminggu, dengan fokus pada kelompok otot utama. Namun, untuk pasien dengan penyakit kardio-metabolik, pendekatan yang lebih hati-hati dan dipantau secara medis sangat ditekankan. Dr. Martinez menyarankan bahwa program harus dirancang secara personal, mempertimbangkan kondisi kesehatan spesifik, tingkat kebugaran, dan potensi risiko yang ada.

Manfaat kesehatan kardio-metabolik dari latihan beban meliputi peningkatan sensitivitas insulin, penurunan tekanan darah, perbaikan profil lipid darah, serta penurunan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Dengan membangun massa otot, tubuh menjadi lebih efisien dalam menggunakan glukosa, yang sangat krusial dalam pengelolaan diabetes tipe 2.

Bagikan: Facebook X WhatsApp