Saturday, 22 August 2026
BREAKING
DUNIA

Serangan Drone Rusia Tewaskan 15 Warga Sipil di Pusat Perbelanjaan Ukraina

Oleh Rini Widiyarti August 22, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas dan 130 lainnya luka-luka dalam serangan drone ganda yang dilancarkan oleh pasukan Rusia terhadap sebuah pusat perbelanjaan di Ukraina. Insiden tragis ini terjadi pada hari Senin, 27 Juni 2022, di Kremenchuk, sebuah kota di wilayah Poltava.

Korban luka-luka termasuk 23 anak-anak, menurut pernyataan kepala administrasi regional. Serangan tersebut menghantam pusat perbelanjaan Amstor, yang diyakini dipenuhi ratusan pengunjung saat peristiwa terjadi. Pihak berwenang Ukraina segera merespons, mengerahkan tim penyelamat untuk mencari korban selamat di antara puing-puing bangunan yang terbakar.

Kepala administrasi militer regional Poltava, Dmytro Lunin, mengonfirmasi jumlah korban jiwa dan luka-luka melalui saluran Telegram. Ia menyatakan, “Teroris Rusia melancarkan rudal ke pusat perbelanjaan, di mana ada lebih dari seribu warga sipil. Ajaibnya, 15 orang tewas dan 130 orang terluka.” Lunin menambahkan bahwa operasi penyelamatan dan pembersihan puing-puing masih berlangsung.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy merespons insiden ini dengan menyebutnya sebagai salah satu serangan paling berani terhadap warga sipil. Ia menyoroti bahwa target serangan adalah tempat yang sangat ramai, di mana ratusan orang berusaha menjalani kehidupan normal mereka. Zelenskyy menegaskan bahwa Rusia telah berubah menjadi negara teroris.

Serangan terhadap pusat perbelanjaan Amstor ini menambah daftar panjang serangan Rusia terhadap infrastruktur sipil di Ukraina sejak invasi dimulai pada Februari 2022. Pihak berwenang Ukraina berupaya mengidentifikasi jenis drone yang digunakan dalam serangan tersebut, namun rincian teknis belum dirilis.

Sementara itu, pihak Rusia belum memberikan komentar resmi mengenai serangan di Kremenchuk. Namun, Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya menyatakan bahwa mereka telah menghancurkan sejumlah besar persenjataan dan amunisi yang dipasok oleh negara-negara Barat di fasilitas industri di Kremenchuk.

Bagikan: Facebook X WhatsApp