Timnas Malaysia U-16 harus mengubur impiannya melaju ke partai puncak Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah menelan kekalahan telak 1-5 dari Thailand. Meski demikian, pelatih Fairuz Montana menyatakan kebanggaannya atas performa anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.
Kekalahan ini memastikan langkah Malaysia terhenti di babak semifinal. Fairuz Montana mengakui keunggulan tim lawan, namun ia tetap mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan oleh para pemainnya hingga akhir laga.
“Saya bangga dengan para pemain saya. Mereka berjuang keras di lapangan, meskipun hasilnya tidak sesuai harapan,” ujar Fairuz Montana usai pertandingan. Ia menambahkan bahwa pengalaman bertanding melawan tim sekuat Thailand merupakan pelajaran berharga bagi skuadnya.
Menurut Fairuz Montana, timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk ditingkatkan. Ia berjanji akan mengevaluasi performa tim secara menyeluruh dan mempersiapkan strategi yang lebih matang untuk turnamen di masa mendatang. “Kami akan belajar dari kekalahan ini dan berusaha lebih baik lagi,” tegasnya.
Thailand, yang tampil dominan, berhasil mengungguli Malaysia dengan skor meyakinkan. Gol-gol Thailand dicetak oleh beberapa pemain kunci mereka, sementara Malaysia hanya mampu membalas satu gol. Pertandingan yang digelar di lapangan hijau ini memperlihatkan determinasi tinggi dari kedua tim, namun efektivitas serangan Thailand menjadi pembeda.
Dengan hasil ini, Thailand berhak melaju ke final Srikandi Merdeka Cup 2026, sementara Malaysia U-16 harus mengakhiri perjalanannya di turnamen tersebut. Fairuz Montana berharap kekalahan ini tidak mematahkan semangat para pemain muda Malaysia, melainkan menjadi cambuk untuk terus berlatih dan berkembang.
