Friday, 21 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Menpora Erick Thohir Dukung Penetapan Eks Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Oleh Emanuel August 21, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir, memberikan dukungan penuh terhadap langkah Bareskrim Polri yang telah menetapkan mantan pelatih panjat tebing, Hendra Basir (HB), sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual. Penetapan tersangka ini diharapkan menjadi titik terang dalam penanganan kasus yang melibatkan atlet tersebut.

Dukungan ini disampaikan Erick Thohir sebagai respons atas perkembangan hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa setiap tindakan yang melanggar hukum, terutama yang berkaitan dengan kekerasan dan pelecehan, akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya perlindungan bagi para atlet agar dapat berlatih dan berkompetisi dalam lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman.

Sebelumnya, Bareskrim Polri secara resmi mengumumkan penetapan Hendra Basir sebagai tersangka setelah melalui proses penyelidikan yang mendalam. Langkah ini diambil berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan dan memenuhi unsur-unsur pidana terkait dugaan kekerasan seksual. Keputusan ini disambut baik oleh berbagai pihak yang menyoroti pentingnya keadilan bagi korban.

Erick Thohir menambahkan, “Kami sangat mendukung langkah Bareskrim Polri dalam memproses hukum kasus ini. Ini menunjukkan keseriusan kita dalam memberantas segala bentuk kekerasan seksual, terutama di dunia olahraga yang seharusnya menjadi wadah pembinaan prestasi yang positif dan aman bagi generasi muda.” Ia juga menekankan bahwa Kemenpora akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan stakeholder terkait untuk memantau perkembangan kasus ini.

Lebih lanjut, Menpora mengimbau kepada seluruh insan olahraga, termasuk atlet, pelatih, dan pengurus, untuk senantiasa menjaga integritas dan menciptakan lingkungan yang sehat. “Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar ke depannya tidak ada lagi kasus serupa terulang. Kemenpora berkomitmen untuk terus memperkuat sistem perlindungan bagi atlet di semua tingkatan,” ujar Erick Thohir.

Proses hukum yang sedang berjalan diharapkan dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dan menegaskan kembali bahwa tindakan kekerasan seksual tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apapun, termasuk di lingkungan olahraga yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan profesionalisme.

Bagikan: Facebook X WhatsApp