Bank BTN (Bank Tabungan Negara) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berkolaborasi dalam program “Bakti Untuk Negeri” untuk merenovasi 20 unit rumah tidak layak huni. Inisiatif sosial ini dilaksanakan di Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada hari Jumat (22/3/2024). Aksi ini menunjukkan sinergi antara lembaga keuangan dan badan intelijen keuangan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Acara penyerahan simbolis renovasi rumah telah dilakukan di Desa Cibadak. Sebanyak 20 rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah direnovasi menjadi hunian yang lebih layak dan aman bagi para penghuninya. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dari kedua lembaga tersebut.
Direktur Utama Bank BTN, Nixon L. Putong, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program ini. Beliau menyatakan, “Kami sangat bersyukur atas keberhasilan program “Bakti Untuk Negeri” yang telah kami selenggarakan bersama PPATK. Ini merupakan bukti nyata kepedulian kami terhadap masyarakat, terutama mereka yang tinggal di rumah tidak layak huni.” Nixon menambahkan bahwa Bank BTN berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program.
Senada dengan Nixon, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandara, juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kolaborasi ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk mencapai tujuan yang lebih besar. “Kerja sama dengan Bank BTN dalam program ini sangat positif. Kami di PPATK tidak hanya fokus pada pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap aspek sosial. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa aset yang berhasil diselamatkan dari kejahatan dapat dimanfaatkan untuk kebaikan masyarakat,” ujar Ivan.
Program renovasi rumah ini tidak hanya sekadar membangun fisik, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi para penerima manfaat. Rumah yang layak huni diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan rasa aman keluarga penerima. Bank BTN dan PPATK berharap program serupa dapat terus dikembangkan di masa mendatang untuk menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
