Thursday, 20 August 2026
BREAKING
BERITA

Kredit Investasi Melonjak 25,13% di Juli 2026, Didorong Pertumbuhan Modal Kerja

Oleh Emanuel August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Bank Indonesia (BI) melaporkan tren positif pada penyaluran kredit perbankan di bulan Juli 2026. Pertumbuhan kredit investasi tercatat signifikan mencapai 25,13% secara tahunan (year-on-year). Angka ini menunjukkan geliat investasi yang mulai pulih dan menggeliat di tengah kondisi ekonomi.

Selain kredit investasi, BI juga mencatat pertumbuhan positif pada kredit modal kerja yang mencapai 11,04% pada periode yang sama. Pertumbuhan ini mengindikasikan bahwa sektor usaha mulai membutuhkan tambahan modal untuk operasional dan ekspansi bisnis mereka.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam keterangan resminya pada Jumat (23/8/2024), menjelaskan bahwa peningkatan penyaluran kredit ini sejalan dengan optimisme yang mulai tumbuh di kalangan pelaku usaha. “Pertumbuhan kredit pada Juli 2026 ini didorong oleh peningkatan permintaan kredit dari sektor korporasi dan UMKM,” ujar Perry Warjiyo.

Lebih lanjut, Perry Warjiyo merinci bahwa pertumbuhan kredit investasi yang impresif tersebut terutama disumbangkan oleh sektor industri pengolahan, pertambangan, dan pengadaan listrik, gas, uap/air panas, dan udara. Sektor-sektor ini menunjukkan aktivitas investasi yang meningkat tajam, yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.

Sementara itu, pertumbuhan kredit modal kerja yang juga positif didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran, serta sektor jasa. “Kredit modal kerja ini sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional bisnis, terutama bagi UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional,” tambah Perry Warjiyo.

Bank Indonesia optimis bahwa tren pertumbuhan kredit yang positif ini akan terus berlanjut. BI terus berupaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong intermediasi perbankan agar dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Kebijakan moneter yang akomodatif dan stimulus fiskal yang tepat sasaran diharapkan dapat semakin memperkuat momentum pertumbuhan kredit di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp