Thursday, 20 August 2026
BREAKING
DUNIA

Serangan Brutal di Plateau Nigeria, 25 Nyawa Melayang

Oleh Heni Maulidya August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Setidaknya 25 warga sipil dilaporkan tewas dalam insiden penyerangan brutal yang terjadi pada Selasa (18/8) malam di sebuah desa di negara bagian Plateau, Nigeria tengah. Serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata ini menambah daftar kekerasan yang terus menerus melanda wilayah tersebut.

Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Kwi, sebuah permukiman yang terletak di wilayah pemerintahan lokal (LGA) Riyom, negara bagian Plateau. Para penyerang, yang diidentifikasi sebagai kelompok bersenjata, dilaporkan melancarkan aksinya secara mendadak dan brutal, menyebabkan kepanikan serta kepiluan di kalangan penduduk setempat.

Menurut keterangan dari pihak berwenang setempat, korban tewas sebagian besar adalah petani yang sedang beraktivitas di ladang mereka saat serangan terjadi. “Mereka (para penyerang) datang dan mulai menembak secara membabi buta. Kami tidak tahu apa yang terjadi, kami hanya berlari menyelamatkan diri,” ujar salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Selain menimbulkan korban jiwa, serangan ini juga menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti korban luka, namun beberapa di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Kerugian materiil seperti rumah yang dibakar dan harta benda yang dijarah juga dilaporkan terjadi.

Pihak kepolisian negara bagian Plateau telah mengonfirmasi adanya insiden tersebut dan menyatakan bahwa mereka segera membentuk tim investigasi untuk mengusut tuntas kasus ini. “Kami sedang berupaya keras untuk mengidentifikasi para pelaku dan membawa mereka ke pengadilan,” ujar juru bicara kepolisian, ASP Ubah Aliyu Ogaba. Ia menambahkan bahwa personel keamanan tambahan telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mencegah terulangnya insiden serupa dan memastikan keamanan warga.

Motif di balik serangan ini masih belum jelas dan pihak berwenang masih melakukan pendalaman. Namun, wilayah Plateau memang dikenal kerap dilanda konflik komunal yang melibatkan berbagai kelompok etnis dan agama, serta aksi kriminalitas yang dilakukan oleh kelompok bersenjata.

Bagikan: Facebook X WhatsApp