Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Asosiasi Ojol Garda Indonesia Mendesak Kejelasan Aturan Bagi Hasil dengan Aplikator

Oleh Emanuel August 19, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia menyuarakan desakan agar aturan mengenai pembagian hasil antara perusahaan aplikasi (aplikator) dan para mitra pengemudi diperjelas. Permintaan ini muncul sebagai respons terhadap berbagai isu yang dihadapi pengemudi terkait sistem bagi hasil yang berlaku saat ini.

Ketua Presidium Garda Indonesia, Dito, menyatakan bahwa kejelasan dalam sistem bagi hasil sangat krusial untuk memastikan keadilan dan transparansi bagi para mitra. “Kami berharap ada aturan yang lebih tegas dan transparan mengenai pembagian hasil antara aplikator dan mitra. Selama ini, banyak mitra yang merasa dirugikan karena skema yang ada terkadang tidak jelas,” ujar Dito.

Menurut Dito, pihaknya telah berupaya berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari aplikator, untuk mencari solusi terbaik. Namun, hingga kini, belum ada kesepakatan konkrit yang bisa memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi para pengemudi ojek online.

Garda Indonesia mengusulkan agar pemerintah turut serta dalam merumuskan kebijakan yang mengatur pembagian hasil secara adil. Hal ini penting untuk menghindari potensi kesenjangan dan memastikan bahwa para mitra pengemudi mendapatkan imbalan yang setimpal dengan jerih payah mereka. “Kita perlu duduk bersama, mulai dari pemerintah, aplikator, hingga perwakilan mitra, untuk menyusun aturan yang benar-benar berpihak pada pengemudi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dito menekankan bahwa kejelasan aturan ini tidak hanya akan menguntungkan para pengemudi, tetapi juga dapat menciptakan iklim industri transportasi berbasis aplikasi yang lebih sehat dan berkelanjutan. Dengan adanya kepastian, para mitra akan merasa lebih termotivasi dan terlindungi dalam menjalankan profesinya.

Asosiasi ini berharap agar aspirasi yang mereka sampaikan dapat segera mendapatkan tanggapan positif dari pihak-pihak terkait, sehingga permasalahan terkait bagi hasil ini dapat segera terselesaikan demi kesejahteraan seluruh mitra pengemudi ojek online di Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp