Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Kevin Lamour Dipecat FIFA Setelah Kritik Rencana Jual Saham Piala Dunia

Oleh Herfansyah August 19, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Gianni Infantino, Presiden FIFA, dilaporkan melakukan pemecatan terhadap Kevin Lamour, seorang pejabat senior FIFA, setelah Lamour menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap rencana penjualan sebagian saham Piala Dunia kepada investor swasta. Keputusan ini diambil menyusul sikap Lamour yang menolak menandatangani kesepakatan tersebut dan menyatakan bahwa administrasi FIFA telah ‘ditipu’ oleh Infantino.

Lamour, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer FIFA, dikenal sebagai sosok yang sangat dihormati. Ia bahkan pernah diabadikan dalam sebuah lagu oleh duo synth-pop Erasure jauh sebelum terjun ke dunia administrasi sepak bola. Namun, dalam sebuah pertemuan bulan lalu, Lamour menjadi satu-satunya suara yang menentang rencana Infantino yang dianggapnya ‘setengah matang’. Rencana ini dilaporkan berpotensi menjual saham Piala Dunia dengan harga murah kepada investor swasta.

Ketika dimintai tanggapan mengenai proposal penjualan saham tersebut, Lamour dengan tegas menyatakan bahwa itu adalah ‘proyek satu orang’. Ia tidak ragu untuk mengutarakan pandangannya meskipun berisiko kehilangan pekerjaannya. “Jika berbicara menentang atasan saya berarti saya kehilangan pekerjaan, maka biarlah. Saya akan memahami dan menghormati keputusan itu. Setidaknya saya akan tidur nyenyak malam ini,” ujar Lamour, menunjukkan integritasnya dalam menghadapi tekanan.

Insiden ini memicu berbagai tanggapan dari para pembaca Football Daily. Anthony Brady menyoroti bagaimana situasi ini bagaikan sebuah momen ‘Wizard of Oz’, di mana tirai tiba-tiba tersingkap, menampakkan kenyataan di baliknya. Sementara itu, Stewart McGuinness membandingkan gaji pemain sepak bola modern dengan legenda masa lalu, menunjukkan jurang perbedaan yang sangat lebar. Bob Cushion, di sisi lain, mengungkapkan rasa leganya karena fokus perdebatan adalah film buruk dan bukan tenor Italia, Beniamino Gigli, yang menurutnya adalah yang terbaik sepanjang masa, sebagai pengalihan perhatian dari situasi sepak bola.

Bagikan: Facebook X WhatsApp