Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
POLITIK

Prabowo Singgung Marhaenisme dalam Pidato, PDIP Sambut Baik “Indonesianomics”

Oleh Danu Ilham August 18, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (16/8/2023), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyinggung konsep Marhaenisme. Ia menyatakan bahwa prinsip “Prabowonomics” yang diusungnya memiliki kesamaan fundamental dengan Marhaenisme, sebuah ideologi kerakyatan yang dipopulerkan oleh Soekarno. Pernyataan ini menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Prabowo menjelaskan bahwa kebijakan ekonomi yang ia rancang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat kecil, sejalan dengan esensi Marhaenisme. Ia menekankan pentingnya kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Lebih lanjut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh PDIP, partai yang secara historis identik dengan ideologi Marhaenisme.

Menanggapi hal tersebut, PDIP melalui juru bicaranya, Hendri Satrio, menyambut baik penyebutan Marhaenisme oleh Prabowo. Ia menilai adanya kesamaan visi ini sebagai langkah positif menuju konsolidasi gagasan ekonomi kerakyatan. Hendri menambahkan bahwa PDIP selalu terbuka untuk berdiskusi dan bersinergi demi kepentingan bangsa, terutama dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat.

Istilah “Indonesianomics” kemudian muncul sebagai respons terhadap gagasan ekonomi yang diutarakan oleh Prabowo. Hendri Satrio mengartikan “Indonesianomics” sebagai sebuah kerangka ekonomi yang berakar pada nilai-nilai dan potensi bangsa Indonesia. Ia berharap agar gagasan ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan diimplementasikan secara nyata untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi negara.

Lebih jauh, Hendri mengapresiasi keberanian Prabowo dalam mengaitkan konsep ekonomi yang diusungnya dengan Marhaenisme. Menurutnya, langkah ini menunjukkan pengakuan terhadap pentingnya warisan ideologi bangsa. Ia juga menekankan bahwa dialog dan kolaborasi antarpartai politik sangat krusial dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp