Persik Kediri telah memulai proses pemasangan 5.000 kursi tunggal atau single seat di Stadion Brawijaya. Langkah ini diambil sebagai persiapan krusial menjelang kompetisi I.League, guna memastikan stadion memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan.
Pemasangan single seat ini merupakan bagian dari upaya Persik Kediri untuk meningkatkan kualitas fasilitas kandang mereka. Saat ini, sebanyak 2.000 kursi tunggal sudah terpasang, menandai dimulainya tahapan renovasi penting ini. Target total 5.000 kursi diharapkan rampung sesuai tenggat waktu yang ditentukan.
Manajer Persik Kediri, Yahya Kurniawan, menyatakan bahwa pemasangan kursi tunggal ini adalah respons langsung terhadap regulasi baru yang diberlakukan oleh operator kompetisi. “Kami harus memenuhi standar baru yang ditetapkan, termasuk kapasitas dan kenyamanan penonton,” ujar Yahya Kurniawan. Ia menambahkan, “Target kami adalah memberikan pengalaman terbaik bagi para pendukung yang hadir di stadion.”
Proses pemasangan ini tidak hanya berfokus pada jumlah kursi, tetapi juga kualitas dan keamanan. Setiap kursi dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penonton sembari tetap menjaga unsur keselamatan. Stadion Brawijaya sendiri akan mengalami transformasi signifikan agar dapat menjadi tuan rumah yang representatif bagi pertandingan-pertandingan I.League.
Selain pemasangan kursi tunggal, Persik Kediri juga dikabarkan tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek-aspek lain di Stadion Brawijaya. Hal ini mencakup perbaikan rumput lapangan, sistem pencahayaan, hingga fasilitas penunjang lainnya. Semua upaya ini dilakukan demi memastikan Stadion Brawijaya siap sepenuhnya menyambut musim I.League yang akan datang dan memberikan kesan positif bagi tim tamu maupun suporter.
