Monday, 17 August 2026
BREAKING
POLITIK

Siswa SMK di Kebumen Jadi Korban Perundungan, Diduga Berawal dari Pesan Instagram

Oleh Danu Ilham August 17, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah video yang memperlihatkan aksi perundungan terhadap seorang siswa berseragam Pramuka di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menjadi viral di media sosial. Peristiwa nahas ini diduga dipicu oleh perselisihan akibat kecemburuan, yang bermula dari percakapan di Instagram.

Dalam rekaman yang tersebar luas, terlihat korban dipukuli dan ditendang oleh beberapa anak laki-laki. Aksi kekerasan tersebut sontak menuai kecaman dari berbagai kalangan, mengingat usia para pelaku yang masih tergolong belia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kebumen, AKP Afiditya Pradesh, membenarkan adanya insiden perundungan tersebut. Pihaknya telah menerima laporan dan segera menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. “Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku,” ujar AKP Afiditya Pradesh pada hari Selasa (19/3/2024).

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi pada hari Senin (18/3/2024) di area yang belum teridentifikasi secara pasti, namun berlokasi di Kabupaten Kebumen. Motif utama di balik perundungan ini diduga kuat adalah rasa cemburu yang dipicu oleh interaksi di platform media sosial Instagram.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa korban diduga terlibat dalam percakapan di Instagram yang membuat salah satu pelaku merasa cemburu. “Jadi ada chat di Instagram, lalu mungkin ada rasa cemburu dari teman korban, sehingga terjadi pengeroyokan,” ungkapnya.

Pihak kepolisian sedang berupaya mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan korban. Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap secara terang benderang kronologi kejadian dan motif di baliknya. Polres Kebumen berkomitmen untuk memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku, serta memberikan pendampingan kepada korban.

Viralnya video ini kembali mengingatkan pentingnya edukasi tentang penggunaan media sosial yang bijak, serta pencegahan perundungan di kalangan pelajar. Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan video tersebut lebih lanjut untuk menghormati privasi korban dan menjaga kondusivitas.

Bagikan: Facebook X WhatsApp