Monday, 17 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Arsenal Juarai Community Shield, Tantang Kutukan 12 Tahun Tanpa Gelar Liga Inggris

Oleh Emanuel August 17, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Arsenal berhasil menjuarai Community Shield setelah mengalahkan Manchester City melalui drama adu penalti pada Minggu (6/8/2023) di Wembley. Kemenangan ini membawa skuad asuhan Mikel Arteta ini sedikitnya meraih trofi pra-musim, namun sekaligus membangkitkan pertanyaan besar: mampukah The Gunners mematahkan kutukan juara Community Shield yang tak berujung gelar Liga Inggris di musim yang sama?

Sejarah mencatat, Arsenal telah lama terperosok dalam tren negatif ini. Terakhir kali mereka berhasil memenangkan Community Shield dan kemudian mengakhiri musim dengan gelar Liga Inggris adalah pada musim 2001/2002. Sejak saat itu, setiap kali Arsenal mengangkat trofi Community Shield, gelar Liga Inggris seolah menjauh dari genggaman mereka di akhir musim.

Tren ini menjadi tantangan tersendiri bagi Mikel Arteta dan pasukannya. Performa impresif di Community Shield, seperti yang ditunjukkan saat mengalahkan Manchester City yang notabene juara Liga Inggris musim lalu, memang patut diapresiasi. Namun, konsistensi di ajang yang lebih panjang seperti Liga Inggris adalah ujian sesungguhnya.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyadari betul tantangan yang dihadapi timnya. Ia menyatakan, “Saya rasa kami telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Kami telah belajar banyak, dan kami akan terus belajar.” Arteta juga menekankan pentingnya fokus pada setiap pertandingan. “Ini adalah awal yang baik, tetapi kami harus tetap membumi dan fokus pada pertandingan berikutnya,” ujarnya usai laga.

Kemenangan atas Manchester City, yang merupakan penentu gelar Liga Inggris musim lalu, setidaknya memberikan sinyal positif bagi Arsenal. Gol penyama kedudukan di menit akhir oleh Leandro Trossard, yang kemudian berlanjut pada kemenangan adu penalti, menunjukkan mentalitas juang yang kuat. Kiper Aaron Ramsdale juga tampil gemilang dengan penyelamatan krusialnya.

Namun, memori pahit dari musim-musim sebelumnya masih membayangi. Arsenal pernah merasakan pahitnya kegagalan setelah menjadi juara Community Shield. Pada musim 2017/2018, misalnya, mereka memenangkan Community Shield namun hanya mampu finis di posisi keenam Liga Inggris. Begitu pula pada musim 2014/2015, setelah juara Community Shield, mereka finis di peringkat ketiga Liga Inggris.

Pertanyaan besar kini tertuju pada kemampuan Arsenal untuk mempertahankan performa di liga domestik yang ketat. Musim lalu, mereka sempat memimpin klasemen Liga Inggris dalam waktu yang lama sebelum akhirnya disalip Manchester City. Kehadiran pemain-pemain baru dan kedalaman skuad yang semakin baik diharapkan mampu menjadi pembeda musim ini.

Dengan trofi Community Shield di tangan, Arsenal kini memiliki modal kepercayaan diri untuk menghadapi kompetisi Liga Inggris 2023/2024. Namun, kutukan juara Community Shield yang telah berlangsung selama belasan tahun akan menjadi ujian mental dan taktik yang sesungguhnya bagi Mikel Arteta dan pasukannya. Akankah musim ini menjadi penanda patahnya kutukan tersebut?

Bagikan: Facebook X WhatsApp