Tragedi merenggut nyawa puluhan orang terjadi di Zimbabwe pada Sabtu (15/8). Sebuah kapal feri mengalami kecelakaan, menyebabkan sedikitnya 72 penumpang tewas. Insiden ini sontak menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Zimbabwe.
Kapal feri nahas tersebut dilaporkan tenggelam di Danau Kariba. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang setempat. Namun, informasi awal mengindikasikan bahwa kepadatan penumpang yang berlebihan dan kondisi cuaca buruk mungkin menjadi faktor pemicu.
Tim penyelamat bekerja keras sejak awal mula kejadian untuk menemukan korban yang selamat maupun jasad para korban. Operasi pencarian dan evakuasi berlangsung dramatis, mengingat luasnya area Danau Kariba dan kedalaman air di beberapa titik. Upaya ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Angkatan Laut Zimbabwe dan relawan.
Menurut keterangan resmi dari pihak berwenang, data terakhir mencatat jumlah korban tewas mencapai 72 orang. Angka ini diperkirakan masih bisa bertambah seiring berjalannya waktu dan temuan tim di lapangan. Proses identifikasi jenazah juga menjadi prioritas untuk segera diserahkan kepada keluarga yang berduka.
Salah seorang saksi mata yang berhasil selamat, yang enggan disebutkan namanya, menceritakan detik-detik mencekam saat kapal mulai oleng. “Kami merasakan guncangan hebat, lalu air mulai masuk ke dalam kapal. Semua orang panik dan berusaha mencari pertolongan. Sangat mengerikan,” ujarnya dengan suara bergetar.
Pemerintah Zimbabwe telah menyatakan belasungkawa mendalam atas musibah ini. Presiden Emmerson Mnangagwa dijadwalkan mengunjungi lokasi kejadian untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga korban dan meninjau langsung jalannya operasi penyelamatan. Bantuan logistik dan medis juga telah dikerahkan ke area sekitar Danau Kariba.
Kecelakaan kapal feri ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap keselamatan transportasi air di Zimbabwe. Pihak terkait diharapkan dapat segera mengevaluasi standar keselamatan kapal dan rute pelayaran, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan demi mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.
