Sunday, 16 August 2026
BREAKING
BERITA

Serangan Udara Intens Rusia-Ukraina Gempur Pabrik Baja dan Gudang Gandum

Oleh Emanuel August 16, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Konflik Rusia dan Ukraina kembali memanas dengan rentetan serangan udara yang semakin intens dilancarkan kedua belah pihak. Kali ini, infrastruktur vital seperti pabrik baja dan gudang penyimpanan gandum menjadi sasaran utama, memicu kekhawatiran akan dampak lebih luas terhadap pasokan pangan dan industri di kawasan tersebut.

Pihak Rusia melaporkan bahwa pada Sabtu, 15 Juni 2024, militer mereka berhasil menghancurkan beberapa fasilitas. Salah satu target utama adalah sebuah pabrik baja di Dnipro, Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, “Pada malam hari, Angkatan Bersenjata Federasi Rusia melancarkan serangan terkoordinasi dengan senjata jarak jauh udara dan laut presisi tinggi ke fasilitas energi yang mendukung kompleks militer-industri Ukraina. Semua target yang dituju telah tercapai.” Pernyataan ini merujuk pada serangan yang terjadi pada hari sebelumnya.

Lebih lanjut, Rusia mengklaim telah menggempur gudang penyimpanan gandum di wilayah Odesa. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan tersebut juga menargetkan fasilitas militer. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, dalam taklimat hariannya mengonfirmasi, “Pabrik baja di Dnipro, tempat produksi amunisi anti-tank dan alat pertahanan udara, dihancurkan.” Ia menambahkan bahwa serangan gabungan tersebut juga menyasar pelabuhan di Odesa, di mana ia menyebutkan ada gudang amunisi dan kapal perang.

Sementara itu, Ukraina tidak tinggal diam. Pada Jumat, 14 Juni 2024, pasukan Ukraina dilaporkan berhasil menjatuhkan sejumlah drone Shahed-136 milik Rusia. Komando Udara Angkatan Udara Ukraina mengumumkan melalui Telegram bahwa 13 dari 17 drone yang diluncurkan Rusia berhasil dicegat. “Unit pertahanan udara Angkatan Udara, bekerja sama dengan unit militer lainnya dari Angkatan Bersenjata Ukraina, menghancurkan 13 drone Shahed-136,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Serangan yang terus berlanjut ini menandakan eskalasi konflik yang tidak hanya berfokus pada medan perang konvensional, tetapi juga mulai menyasar sektor ekonomi yang krusial. Dampak dari penghancuran pabrik baja dan gudang gandum diperkirakan akan terasa dalam jangka panjang, baik bagi Ukraina maupun bagi pasar pangan global yang masih rentan akibat perang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp