Banda Aceh – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyatakan bahwa peringatan Hari Damai Aceh ke-21 yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Selasa (15/8/2023) berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif. Kegiatan utama berupa zikir dan doa bersama untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Rangkaian acara peringatan Hari Damai Aceh tahun ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat umum. Suasana khidmat terasa sepanjang acara, mencerminkan harapan untuk terus menjaga kedamaian yang telah terjalin selama 21 tahun pasca perjanjian damai.
Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, SH., M.H., dalam keterangannya usai acara menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Aceh. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Damai Aceh ke-21 berjalan dengan baik dan lancar. Kami bersyukur masyarakat Aceh dapat merayakan momen penting ini dengan penuh kedamaian dan rasa syukur,” ujar Kapolda Ahmad Haydar.
Beliau menambahkan bahwa personel kepolisian telah disiagakan di berbagai titik strategis di sekitar lokasi acara untuk memastikan keamanan dan ketertiban. “Kami telah melakukan upaya maksimal untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan ini, dan hasilnya, situasi terpantau aman dan terkendali,” jelasnya.
Peringatan Hari Damai Aceh yang jatuh setiap tanggal 15 Agustus ini menjadi momentum refleksi bagi masyarakat Aceh untuk mengenang perjalanan panjang menuju perdamaian. Perjanjian antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia, menjadi tonggak bersejarah yang mengakhiri konflik berkepanjangan di Serambi Mekah.
Selain zikir dan doa bersama, rangkaian peringatan Hari Damai Aceh ke-21 juga diisi dengan berbagai kegiatan lain yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga perdamaian. Polda Aceh sendiri terus berupaya untuk bersinergi dengan seluruh pihak dalam menjaga iklim keamanan di Aceh agar tetap kondusif, sejalan dengan semangat perdamaian yang terus dirayakan.
