Romelu Lukaku akhirnya resmi bergabung dengan klub raksasa Turki, Fenerbahce, menandai babak baru dalam kariernya setelah meninggalkan Napoli. Kepindahan ini bukan sekadar transfer biasa, melainkan sebuah reuni emosional bagi sang striker, yang memiliki ikatan mendalam dengan Turki sejak masa kecilnya.
Pemain internasional Belgia ini mengungkapkan perasaannya saat pertama kali menginjakkan kaki di Istanbul. “Saya merasa seperti pulang ke kampung halaman,” ujar Lukaku dalam konferensi pers perkenalannya, disambut riuh tepuk tangan para penggemar yang memadati Ülker Fenerbahce Stadium. Ia menambahkan, “Ini adalah tempat saya tumbuh besar dan memiliki kenangan indah.”
Fenerbahce menjadi klub ketujuh yang dibela Lukaku sepanjang karier profesionalnya. Sebelumnya, ia sempat bermain untuk klub-klub besar Eropa seperti Chelsea, Everton, Manchester United, Inter Milan, AS Roma, dan Napoli. Namun, kali ini, ia memilih petualangan baru di Süper Lig Turki, sebuah keputusan yang mengejutkan banyak pihak.
Kepindahan Lukaku ke Fenerbahce terjadi setelah masa pinjamannya di AS Roma berakhir. Napoli sempat menjadi kandidat kuat untuk merekrutnya secara permanen, namun negosiasi tidak menemui kata sepakat. Akhirnya, Fenerbahce berhasil mengamankan tanda tangan Lukaku dengan kesepakatan yang dirahasiakan detail finansialnya.
Pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho, yang juga memiliki hubungan dekat dengan Lukaku dari masa mereka bersama di Chelsea dan Manchester United, disebut-sebut memainkan peran penting dalam meyakinkan sang pemain. Kehadiran Mourinho di Istanbul menjadi salah satu daya tarik utama bagi Lukaku untuk melanjutkan kariernya di Turki.
Kedatangan Lukaku diharapkan dapat mendongkrak performa Fenerbahce di kancah domestik maupun Eropa. Dengan segudang pengalaman dan naluri mencetak gol yang tajam, Lukaku berpotensi menjadi senjata mematikan bagi tim asuhan Mourinho. Penggemar Fenerbahce pun menyambut antusias kedatangan bintang barunya, berharap Lukaku dapat membawa trofi bergengsi ke Ülker Stadium.
