Rangers mengalami tersingkir yang menyakitkan dari kompetisi Eropa, namun situasi ini justru membuka peluang lebih besar bagi mereka untuk meraih gelar juara Liga Skotlandia musim ini. Keputusan strategis klub untuk fokus pada liga domestik setelah kegagalan di Eropa menjadi sorotan utama.
Sejarah mencatat, awal yang kurang mulus tidak selalu menghalangi kejayaan di Ibrox. Pengalaman Graeme Souness sebagai pemain-manajer Rangers menjadi contoh nyata. Pada debutnya di liga, Souness diusir dari lapangan pada babak pertama dalam pertandingan tandang melawan Hibs setelah melakukan serangan balasan. Rangers kalah 2-1 pada laga tersebut dan juga menelan kekalahan di pertandingan ketiga. Namun, musim itu berakhir manis dengan Rangers meraih gelar League Cup dan menjadi juara liga untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun.
Dalam surat pembaca yang dimuat dalam Football Daily, Bob Cushion mengungkapkan kekecewaannya atas minimnya dukungan terhadap pandangannya, meskipun ia berhasil memenangkan ‘letter of the day’. Ia menyatakan akan menempatkan merchandise Football Daily di ruang piala di Cushion Towers.
Sementara itu, Dave Hill menyoroti perbedaan mencolok dalam belanja pemain klub. Ia menyebutkan Arsenal berencana mengeluarkan €30 juta untuk Ezri Konsa sebagai bek pelapis. Berbeda dengan klub yang didukungnya, Exeter City, yang dikatakannya tidak memiliki dana sepeser pun untuk dibelanjakan.
Bill Muskett mengaku terhibur oleh lelucon di Fiver mengenai Portugal dan Euro 2028, yang membuatnya tertawa terbahak-bahak. Ia pun bertanya-tanya apakah itu memang sebuah lelucon.
Peter Oh berpendapat bahwa pernyataan mengenai potensi striker setinggi 6 kaki 4 inci, Brian Madjo, memiliki ‘langit yang sangat tinggi’ adalah hal paling masuk akal dan praktis yang pernah dibacanya tentang sepak bola modern.
Artikel ini merupakan kutipan dari email harian Football Daily. Untuk mendapatkan versi lengkapnya, silakan kunjungi halaman ini dan ikuti instruksinya.
