Friday, 14 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Selandia Baru Tarik Dukungan untuk Infantino, OFC Terpecah

Oleh Danu Ilham August 14, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Selandia Baru secara mengejutkan menyatakan menarik dukungannya terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino. Keputusan ini menandai perpecahan di antara negara-negara anggota Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC), karena Selandia Baru memilih untuk tidak mengikuti langkah badan pengatur sepak bola regional tersebut.

Langkah independen Selandia Baru ini terjadi menjelang pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Kongres FIFA ke-74 di Bangkok, Thailand, pada 17 Mei 2024. Keputusan ini secara langsung mematahkan barisan OFC yang sebelumnya telah menyatakan dukungan bulat untuk pencalonan kembali Infantino.

Federasi Sepak Bola Selandia Baru (NZF) mengumumkan keputusan mereka pada hari Selasa, 7 Mei 2024. Dalam pernyataan resminya, NZF menegaskan bahwa mereka telah mempertimbangkan dengan cermat sebelum mengambil keputusan ini. “Kami telah melakukan diskusi internal yang ekstensif dan mempertimbangkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan kami sebelum membuat keputusan ini,” ujar NZF dalam siaran pers mereka.

NZF juga menjelaskan bahwa keputusan ini tidak didasari oleh satu alasan tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai pertimbangan. “Keputusan untuk menarik dukungan kami adalah hasil dari evaluasi komprehensif terhadap berbagai faktor yang berkaitan dengan kepemimpinan dan arah sepak bola global,” tambah pernyataan tersebut. Meskipun tidak merinci faktor-faktor tersebut, keputusan ini jelas menunjukkan adanya ketidaksepakatan mendalam dengan arah yang diambil oleh FIFA di bawah kepemimpinan Infantino.

Sebelumnya, OFC telah menyatakan dukungan mereka untuk Infantino melalui surat yang dikirimkan oleh Presiden OFC, Lambert Maltese, kepada FIFA pada 28 Maret 2024. Dalam surat tersebut, Maltese secara eksplisit menyatakan bahwa OFC “dengan senang hati memberikan dukungan penuhnya” kepada Infantino untuk periode kepresidenan berikutnya. Pernyataan Selandia Baru ini secara terang-terangan bertentangan dengan sikap resmi konfederasi mereka.

Langkah Selandia Baru ini menjadi sorotan tersendiri di dunia sepak bola internasional, mengingat biasanya negara-negara anggota OFC cenderung bersatu dalam memberikan dukungan kepada kandidat presiden FIFA. Pengunduran diri dukungan ini dapat memicu perdebatan lebih lanjut dan mungkin mempengaruhi dinamika pemilihan presiden FIFA mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp