Klub-klub Championship di Inggris dilaporkan telah mencetak rekor pengeluaran gaji kolektif senilai £903 juta pada musim 2024-25. Angka ini mencerminkan upaya besar-besaran para tim untuk merebut tiket promosi ke Premier League, sebuah ambisi yang kini semakin menggoda dengan perluasan format playoff.
Menurut laporan terbaru Deloitte’s Annual Review of Football Finance, lonjakan pengeluaran ini menunjukkan betapa seriusnya klub-klub Championship berinvestasi dalam mendatangkan pemain bintang demi meraih impian bermain di liga kasta tertinggi. Perluasan playoff musim ini diperkirakan akan semakin mendorong para pemilik klub untuk mengambil risiko finansial yang lebih besar, dengan harapan dapat mengamankan tempat di Premier League.
Meskipun angka £903 juta mungkin terlihat kecil jika dibandingkan dengan total pengeluaran gaji Premier League yang mencapai £4,4 miliar, dampaknya bagi Championship jauh lebih signifikan. Liga kasta kedua ini tidak memiliki kapasitas finansial sebesar Premier League untuk menopang komitmen gaji sebesar itu.
Pendapatan gabungan dari 24 klub Championship pada periode yang sama hanya mencapai £942 juta. Ini berarti, pengeluaran gaji telah menyedot 96% dari total pendapatan mereka. Ironisnya, di tengah besarnya pengeluaran tersebut, total utang bersih klub-klub Championship justru mengalami sedikit penurunan menjadi £1,4 miliar pada akhir musim 2024-25, dari £1,5 miliar pada tahun sebelumnya.
