Wednesday, 12 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Pembatasan Pembelian Pertalite Diusulkan, Kategori Kendaraan Tertentu Akan Dilarang

Oleh Emanuel August 12, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pemerintah Indonesia tengah mengkaji usulan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Kebijakan ini berpotensi mengecualikan kategori kendaraan tertentu dari daftar konsumen yang dapat membeli Pertalite. Wacana ini mencuat sebagai respons terhadap upaya pemerintah dalam mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengkonfirmasi adanya kajian tersebut. “Ya, kita sedang mengkaji,” ujarnya pada awak media di Jakarta, Selasa (11/6/2024). Namun, Arifin belum merinci secara spesifik kategori kendaraan mana yang akan masuk dalam daftar pembatasan.

Pemerintah berencana untuk mengalihkan pengguna Pertalite ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dan tidak disubsidi. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengarahkan konsumen Pertalite untuk beralih ke BBM jenis Pertamax. Hal ini sejalan dengan program langit biru yang telah dijalankan sebelumnya, yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Sebelumnya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah mengusulkan agar pembatasan pembelian Pertalite difokuskan pada kendaraan roda empat atau mobil. “Untuk mobil, memang ada aspirasi dari masyarakat, dari stakeholder, agar mobil itu tidak lagi mengkonsumsi gasoline yang disubsidi,” kata Komite BPH Migas, Basuki Trikora Putra, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI pada Senin (10/6/2024).

Basuki menjelaskan bahwa usulan ini didasari oleh temuan di lapangan bahwa banyak mobil mewah yang masih menggunakan Pertalite. “Karena memang data kita menunjukkan bahwa mobil-mobil yang berpenghasilan tinggi, mobil-mobil yang mewah, itu masih banyak mengkonsumsi gasoline yang disubsidi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Basuki menambahkan bahwa pembatasan ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi Pertamax. “Supaya konsumsi Pertamax itu meningkat, sehingga kita juga bisa mengurangi jumlah kuota BBM subsidi yang saat ini bebannya sangat besar,” tuturnya.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan BPH Migas terus berupaya mencari solusi terbaik agar penyaluran BBM subsidi dapat lebih tepat sasaran. Pembatasan pembelian Pertalite bagi kendaraan roda empat ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mencapai tujuan tersebut, sekaligus mendorong penggunaan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp