Wednesday, 12 August 2026
BREAKING
BERITA

Pemerintah Siap Subsidi CNG 3 Kg, Hemat Biaya Hingga 40% Dibanding LPG

Oleh Emanuel August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pemerintah Indonesia dilaporkan akan segera memberikan subsidi untuk bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) dalam kemasan 3 kilogram. Langkah ini diambil dengan harapan dapat memberikan alternatif energi yang lebih terjangkau bagi masyarakat, sekaligus menawarkan penghematan biaya yang signifikan dibandingkan dengan penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang saat ini umum digunakan.

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tutuka Ariadji, kebijakan subsidi CNG 3 Kg ini sedang dalam tahap finalisasi. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk mendorong transisi energi ke arah yang lebih bersih dan efisien.

“Kita sedang finalisasi untuk CNG 3 kg itu nanti akan disubsidi,” ujar Tutuka Ariadji dalam sebuah acara di Jakarta pada Rabu (19/6/2024).

Lebih lanjut, Tutuka Ariadji memaparkan estimasi penghematan yang bisa dinikmati oleh konsumen jika beralih ke CNG 3 Kg bersubsidi. Diperkirakan, biaya yang dikeluarkan akan lebih hemat hingga 40% jika dibandingkan dengan penggunaan LPG 3 Kg. Angka ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi rumah tangga yang selama ini bergantung pada LPG untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Pemberian subsidi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada LPG, yang sebagian besar masih harus diimpor. Dengan mendorong penggunaan CNG, yang produksinya dapat ditingkatkan dari sumber daya alam domestik, diharapkan neraca perdagangan energi Indonesia dapat membaik.

Meskipun detail teknis mengenai mekanisme penyaluran dan besaran subsidi masih dalam pembahasan, pernyataan dari Dirjen Migas ESDM ini memberikan sinyal positif mengenai keseriusan pemerintah dalam menyediakan opsi energi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Kebijakan ini diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.

Bagikan: Facebook X WhatsApp