Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh panitia penyelenggara lomba dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78. Imbauan ini menekankan pentingnya mematuhi prinsip-prinsip syariat Islam dalam setiap pelaksanaan kegiatan, khususnya terkait dengan penggunaan uang hadiah.
Menurut Ketua Komisi Fatwa MUI, KH. Asrorun Niam Sholeh, lomba-lomba yang diadakan pada momentum 17-an secara umum diperbolehkan. Namun, ada satu hal krusial yang perlu dihindari, yaitu praktik yang menyerupai atau mengandung unsur perjudian. Hal ini merujuk pada beberapa pertanyaan yang masuk ke MUI terkait dengan praktik pengumpulan uang pendaftaran yang kemudian dibagikan kembali sebagai hadiah.
KH. Asrorun Niam Sholeh menjelaskan bahwa praktik pengumpulan uang pendaftaran dari peserta lomba untuk kemudian dibagikan kembali sebagai hadiah, meskipun dalam konteks lomba 17-an, dapat dikategorikan sebagai perjudian jika ada unsur spekulasi dan pengambilan keuntungan dari kekalahan pihak lain. “Jadi, kalau ada unsur spekulasi, ada unsur mengambil keuntungan dari ketidakberuntungan orang lain, itu haram,” tegas beliau dalam keterangan pers yang diterima pada Kamis, 10 Agustus 2023.
Lebih lanjut, MUI menegaskan bahwa panitia lomba harus memastikan bahwa hadiah yang diberikan berasal dari sumber yang halal dan tidak melibatkan unsur paksaan atau penipuan. Pendanaan lomba sebaiknya berasal dari kas panitia, sumbangan sukarela yang murni, atau sponsorship yang tidak bertentangan dengan syariat. Jika memang ada pengumpulan dana dari peserta, dana tersebut sebaiknya digunakan untuk operasional lomba, bukan untuk dijadikan undian hadiah.
Dalam panduan yang dikeluarkan, MUI juga menyarankan agar panitia transparan dalam pengelolaan dana dan terbuka mengenai sumber hadiah. Lomba yang diadakan semata-mata untuk hiburan, edukasi, atau menumbuhkan semangat nasionalisme tetap dianjurkan, asalkan pelaksanaannya tidak menyalahi aturan agama. Dengan demikian, kemeriahan HUT RI dapat dirayakan dengan penuh keberkahan dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
