Pelatih fisik Arema FC, Marcos Santos, tengah fokus mematangkan mental para pemainnya jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027. Ia menyadari betul tingginya tekanan yang akan dihadapi tim dalam kompetisi yang diprediksi akan sangat ketat tersebut.
Lima pertandingan pramusim yang telah dilakoni Arema FC menjadi tolok ukur penting bagi Santos dalam menilai kesiapan mental anak asuhnya. Melalui serangkaian laga uji coba ini, ia berusaha menciptakan situasi yang menyerupai tekanan pertandingan sesungguhnya.
“Kita harus mempersiapkan mental mereka untuk menghadapi tekanan yang sangat tinggi di Super League. Lima pertandingan ini adalah kesempatan emas untuk menguji dan membangun ketahanan mental mereka,” ujar Marcos Santos. Ia menambahkan bahwa pengalaman bertanding dalam situasi yang menuntut konsentrasi tinggi dan kemampuan pengambilan keputusan cepat sangat krusial.
Santos tidak hanya menekankan aspek fisik semata, namun juga aspek psikologis yang menjadi kunci performa optimal di lapangan. Ia percaya bahwa tim yang memiliki mental baja akan mampu melewati setiap tantangan, termasuk saat menghadapi tim-tim kuat dan dalam situasi genting.
Fokus pada penguatan mental ini sejalan dengan strategi manajemen Arema FC yang ingin membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level tertinggi. Dengan fondasi mental yang kuat, para pemain diharapkan dapat menunjukkan performa terbaiknya secara konsisten sepanjang musim kompetisi Super League 2026/2027.
