Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
DUNIA

Abdul El Sayed Balas Ejekan Trump: “Saya Bukan Tukang Bual, Saya Dokter”

Oleh Heni Maulidya August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

CALON senator Muslim Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Abdul El Sayed, melontarkan balasan menohok kepada Presiden Donald Trump. Trump sebelumnya menyebut El Sayed sebagai seorang “tukang bual”.

El Sayed, yang juga seorang dokter, tidak tinggal diam menanggapi tudingan tersebut. Ia dengan tegas menyatakan bahwa dirinya bukanlah sosok yang suka berbicara kosong, melainkan seorang profesional yang telah mengabdikan diri di bidang kesehatan.

“Saya bukan tukang bual,” ujar El Sayed dalam sebuah pernyataan yang merespons langsung ucapan Trump. Ia melanjutkan, “Saya adalah seorang dokter. Saya telah merawat pasien. Saya telah melihat secara langsung dampak dari keputusan yang dibuat oleh para politisi di Washington terhadap kehidupan orang-orang biasa.” Pernyataan ini menekankan pengalaman praktisnya yang kontras dengan citra yang dilemparkan oleh Trump.

Kritik El Sayed terhadap Trump tidak berhenti di situ. Ia juga menyentil kebijakan-kebijakan Trump yang dianggapnya merugikan rakyat. “Saat Anda berbicara tentang kebijakan, saya melihatnya dari sudut pandang pasien saya,” tegasnya. Ia mengaitkan pengalaman klinisnya dengan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Trump, menunjukkan bahwa ia memiliki pemahaman mendalam tentang konsekuensi nyata dari kebijakan pemerintah.

Lebih lanjut, El Sayed menyoroti kesenjangan antara retorika Trump dan realitas yang dihadapi masyarakat. Ia menuduh Trump lebih suka “berbicara besar” daripada memberikan solusi konkret. “Dia suka berbicara tentang bagaimana dia akan melakukan sesuatu, tetapi saya benar-benar melakukannya,” kata El Sayed, menyoroti komitmennya pada tindakan nyata dibandingkan janji-janji kosong.

Perseteruan ini muncul di tengah kampanye El Sayed untuk kursi Senat AS di Michigan. Ia berambisi untuk mewakili rakyat Michigan di Kongres dan membawa perspektif baru dalam perdebatan politik nasional. Pernyataannya terhadap Trump ini tampaknya menjadi strategi untuk menarik perhatian pemilih dan membedakan dirinya dari politisi yang dianggapnya hanya pandai bicara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp