Faktor-faktor sosial yang memengaruhi kesehatan terbukti berkontribusi pada kesenjangan signifikan dalam perawatan rematologi di Amerika Serikat. Hal ini diungkapkan oleh seorang presenter pada konferensi tahunan Rheumatology Nurses Society yang diselenggarakan di Fort Lauderdale, Florida.
Nayimisha Balmuri, MD, MS, MSE, FAAP, FACR, asisten profesor pediatri klinis di divisi alergi, imunologi, dan rematologi Eudowood di Johns Hopkins School of Medicine, menekankan bahwa kondisi pasien tidak semata-mata ditentukan oleh diagnosis atau penyakit mereka.
“Kita jauh lebih dari sekadar diagnosis atau penyakit kita,” ujar Dr. Balmuri kepada para hadirin. “Ada pasien yang, apa pun resep yang Anda berikan, mereka selalu kembali dengan penyakit yang aktif.” Pernyataan ini menggarisbawahi kompleksitas penanganan pasien rematologi.
Dr. Balmuri menjelaskan lebih lanjut bahwa determinan sosial kesehatan, seperti akses terhadap makanan bergizi, perumahan yang layak, lingkungan yang aman, dan stabilitas ekonomi, memainkan peran krusial dalam menentukan hasil perawatan pasien. Kesenjangan dalam faktor-faktor ini dapat menyebabkan pasien tidak mampu mengikuti rencana pengobatan, mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan, atau bahkan tidak dapat berobat sama sekali.
Sebagai contoh, pasien yang mengalami kesulitan ekonomi mungkin tidak mampu membeli obat-obatan resep yang mahal, meskipun obat tersebut diresepkan oleh dokter. Demikian pula, pasien yang tinggal di lingkungan yang tidak aman atau tidak memiliki akses transportasi yang memadai mungkin kesulitan untuk menghadiri janji temu rutin dengan dokter mereka. Hal ini pada akhirnya dapat memperburuk kondisi penyakit dan menghambat proses pemulihan.
Oleh karena itu, para profesional kesehatan, termasuk perawat rematologi, perlu mempertimbangkan determinan sosial ini dalam memberikan perawatan. Pendekatan yang lebih holistik, yang melibatkan pemahaman mendalam tentang kondisi sosial pasien, dapat membantu mengidentifikasi hambatan dalam perawatan dan mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mengatasi kesenjangan yang ada.
Konferensi Rheumatology Nurses Society bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perawat dalam menangani berbagai aspek perawatan rematologi, termasuk pentingnya mempertimbangkan faktor-faktor sosial yang memengaruhi kesehatan pasien. Dengan meningkatkan kesadaran akan determinan sosial, diharapkan dapat tercipta perawatan rematologi yang lebih adil dan efektif bagi semua pasien.
