Sebuah video yang menampilkan bus PO MTrans membunyikan klakson dengan potongan suara pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) “Saya Akan Lawan!” menjadi viral di media sosial. Menanggapi kehebohan tersebut, manajemen PO MTrans akhirnya angkat bicara memberikan klarifikasi.
Manajer PO MTrans, Abdul Malik, menegaskan bahwa penggunaan klakson dengan suara pidato Presiden Jokowi tersebut bukanlah bagian dari agenda kampanye politik. Ia menjelaskan bahwa klakson tersebut merupakan inisiatif dari kru bus dan dipasangi secara mandiri oleh kru, bukan atas perintah perusahaan.
“Itu inisiatif kru kami, mas. Bukan dari perusahaan,” ujar Abdul Malik, merujuk pada kru yang bertugas pada bus tersebut. Menurutnya, pemasangan klakson bernada provokatif itu dilakukan oleh kru bus secara pribadi tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari manajemen PO MTrans.
Lebih lanjut, Abdul Malik mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mengetahui kapan tepatnya klakson tersebut dipasang pada bus. Ia juga menekankan bahwa PO MTrans sebagai perusahaan tidak pernah memberikan izin atau arahan kepada kru untuk memasang fasilitas semacam itu. “Kami tidak tahu kapan dipasangnya, dan kami pun tidak pernah mengizinkan hal seperti itu,” tambahnya.
Terkait dengan viralnya video tersebut, Abdul Malik menyatakan bahwa PO MTrans akan segera menindaklanjuti dengan melakukan evaluasi internal. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. “Kami akan melakukan evaluasi internal supaya tidak terulang lagi,” pungkasnya.
