Saturday, 8 August 2026
BREAKING
DUNIA

Akar Kekerasan: Pelaku Penembakan Sekolah Thailand Diduga Terinspirasi Internet

Oleh Heni Maulidya August 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Seorang siswa diduga menjadi pelaku penembakan di sekolah elite Debsirin, Thailand, pada Selasa (11/6/2024). Insiden memilukan ini diduga dipicu oleh pembelajaran pelaku tentang aksi penembakan massal melalui penelusuran di internet. Pihak berwenang masih mendalami motif di balik tindakan keji tersebut.

Menurut laporan awal, pelaku yang masih berstatus siswa di sekolah tersebut, melakukan aksinya pada pagi hari sebelum jam pelajaran dimulai. Penyelidikan awal mengindikasikan bahwa pelaku mendapatkan informasi dan mungkin terinspirasi dari konten-konten daring yang berkaitan dengan kekerasan serupa.

Kepala Kepolisian Metropolitan Bangkok, Letnan Jenderal Korbchai Thinsulanont, menyatakan bahwa pihaknya sedang menganalisis data dari perangkat elektronik pelaku. “Kami sedang menyelidiki lebih lanjut, apakah dia belajar dari internet? Kami sedang melihat ponsel dan komputer laptopnya,” ujar Letnan Jenderal Korbchai dalam konferensi pers pada hari yang sama. Penyelidikan ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber informasi yang memicu aksi pelaku dan potensi adanya pihak lain yang terlibat atau mempengaruhi.

Insiden ini kembali membuka luka lama dan menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat Thailand, terutama terkait keamanan di lingkungan sekolah. Sekolah Debsirin sendiri dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan ternama di Bangkok, sehingga kejadian ini mengejutkan banyak pihak. Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban luka maupun tewas akibat penembakan tersebut.

Pihak sekolah dan kepolisian telah berkoordinasi untuk memberikan pendampingan psikologis bagi siswa dan staf yang terdampak. Investigasi mendalam terus dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Fokus utama saat ini adalah memahami secara komprehensif bagaimana pelaku bisa sampai pada titik mengambil keputusan fatal tersebut, dengan salah satu hipotesis kuat mengarah pada pengaruh konten internet.

Bagikan: Facebook X WhatsApp