Saturday, 8 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Terbongkarnya Rencana Jual Hak Siar Piala Dunia, FIFA Diterpa Krisis Akut Berakar Dalam

Oleh Herfansyah August 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Presiden FIFA, Gianni Infantino, tengah menghadapi badai krisis setelah rencananya untuk menjual hak siar Piala Dunia kepada investor eksternal terungkap ke publik. Keputusan kontroversial ini memicu gelombang protes keras dan mengancam posisinya di pucuk pimpinan badan sepak bola dunia tersebut. Hanya beberapa hari lalu, Infantino masih merayakan kesuksesan FIFA yang meraup pendapatan rekor senilai 15 miliar dolar AS dari Piala Dunia, sembari menyerang balik para kritikusnya di media.

Namun, terkuaknya rencana penjualan hak siar ini seketika mengubah segalanya. Infantino kini berjuang keras untuk menyelamatkan jabatannya dari gelombang reaksi negatif yang tak terduga. Peristiwa ini memang terasa dramatis dalam waktu singkat, namun akarnya ternyata tertanam jauh ke belakang, sejak keputusan kontroversial pada tahun 2010.

Krisis yang melanda FIFA saat ini merupakan puncak dari masalah yang telah membayangi badan tersebut selama bertahun-tahun. Akar masalah ini dapat ditelusuri kembali ke keputusan yang diambil di Zurich pada tahun 2010, saat itu hak penyelenggaraan Piala Dunia 2022 justru diberikan kepada Qatar, bukan Amerika Serikat. Keputusan tersebut memicu kemarahan besar, bahkan dilaporkan membuat Bill Clinton murka hingga melemparkan asbak dan menuntut tindakan.

Insiden ini kemudian berlanjut dengan penyelidikan FBI terkait dugaan korupsi. Salah satu figur sentral dalam skandal ini adalah Chuck Blazer, mantan sekretaris jenderal Concacaf yang memiliki dua apartemen di Trump Tower, satu untuk dirinya dan satu lagi khusus untuk kucing-kucingnya. Keterlibatannya dalam kasus suap dan korupsi membuka tabir gelap praktik di tubuh FIFA.

Kisah ini menunjukkan bahwa gejolak yang terjadi saat ini bukanlah fenomena baru, melainkan akumulasi dari masalah-masalah yang sudah lama terpendam dan membusuk di dalam organisasi. Keputusan-keputusan di masa lalu, seperti pemberian hak Piala Dunia 2022 kepada Qatar, telah menjadi titik awal dari serangkaian kontroversi dan investigasi yang merongrong integritas FIFA.

Bagikan: Facebook X WhatsApp