Meksiko secara mengejutkan telah menyatakan dukungannya terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam pemilihan mendatang. Keputusan ini menandai langkah independen Meksiko, yang berbeda dari sikap konfederasi sepak bola regionalnya, CONCACAF.
Dukungan Meksiko ini datang di tengah isu-isu yang melingkupi kepemimpinan Infantino. Meski demikian, Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) menegaskan komitmennya terhadap visi dan program yang diajukan oleh Infantino untuk pengembangan sepak bola global. Pernyataan ini menggarisbawahi posisi Meksiko sebagai negara yang memiliki suara sendiri dalam forum internasional sepak bola.
Sumber internal mengindikasikan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang oleh FMF. “Kami percaya bahwa Gianni Infantino memiliki rencana yang jelas dan terstruktur untuk masa depan FIFA. Kami ingin menjadi bagian dari proses tersebut,” ujar seorang juru bicara FMF yang tidak ingin disebutkan namanya. Dukungan ini, menurutnya, didasarkan pada keyakinan bahwa Infantino mampu membawa perubahan positif bagi olahraga yang dicintai miliaran orang di seluruh dunia.
Langkah Meksiko ini berpotensi memberikan dorongan signifikan bagi kampanye Infantino. Dukungan dari negara dengan pengaruh di kawasan Amerika Utara, Tengah, dan Karibia ini bisa memengaruhi negara-negara lain dalam CONCACAF untuk mengikuti jejak yang sama. CONCACAF sendiri belum secara resmi menyatakan sikapnya terhadap pencalonan Infantino, namun adanya perbedaan pandangan dengan salah satu anggota utamanya seperti Meksiko tentu menjadi sorotan.
Dalam konteks yang lebih luas, pemilihan presiden FIFA selalu menjadi ajang yang menarik perhatian. Keputusan-keputusan individual dari federasi nasional seperti Meksiko ini menunjukkan dinamika politik yang kompleks di balik organisasi olahraga terbesar di dunia. Dukungan terhadap Infantino dari Meksiko ini menunjukkan bahwa pragmatisme politik dan visi pengembangan sepak bola menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan di tingkat federasi.
