Klub sepak bola Malut United secara resmi berganti nama menjadi Java United FC. Perubahan nama ini dilakukan menjelang kompetisi Super League 2026. Keputusan strategis ini juga diiringi dengan perpindahan markas klub dari Maluku Utara ke Semarang, Jawa Tengah.
Perubahan identitas ini diumumkan langsung oleh CEO Malut United, H. Muhammad Ali. Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya klub untuk meraih tiket promosi ke Liga 1, yang kini berganti nama menjadi Super League. “Kami ingin mempermudah akses dan mobilitas tim dalam mengarungi kompetisi yang semakin kompetitif,” ujar Ali dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (21/5/2024).
Pemilihan Semarang sebagai markas baru bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola Indonesia, termasuk ketersediaan infrastruktur yang memadai. “Semarang ini kan pusatnya Jawa Tengah, jadi kita berharap bisa lebih dekat dengan basis suporter dan sponsor potensial di wilayah Jawa,” jelas Ali.
Selain perubahan nama dan markas, Java United FC juga melakukan perombakan skuad untuk memperkuat tim. Sejumlah pemain baru telah didatangkan, dan beberapa pemain kunci dari Malut United tetap dipertahankan. Namun, detail mengenai nama-nama pemain tersebut belum diungkapkan secara rinci. Fokus saat ini adalah membangun tim yang solid dan siap bersaing di level tertinggi.
Perjalanan Malut United di Liga 2 musim lalu menunjukkan potensi yang menjanjikan. Meskipun belum berhasil promosi, performa tim mendapatkan apresiasi. Dengan identitas baru sebagai Java United FC dan kepindahan ke Semarang, klub ini optimis dapat mencapai target promosi ke Super League pada musim 2026.
