Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Gianni Infantino Dikelilingi Kritik: Sekjen FIFA dan Arsene Wenger Berada di Pihak Berlawanan

Oleh Emanuel August 5, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghadapi tantangan internal yang signifikan. Sejumlah tokoh kunci di dalam organisasi induk sepak bola dunia tersebut justru berada pada posisi yang berlawanan dengannya, menciptakan situasi yang kompleks bagi kepemimpinannya.

Ketegangan ini terlihat jelas dalam perbedaan pandangan mengenai berbagai isu krusial. Salah satu sorotan utama adalah posisi Sekjen FIFA, Fatma Samoura, yang dilaporkan memiliki pandangan berbeda dengan Infantino. Perbedaan ini mengindikasikan adanya friksi dalam lingkaran terdekat FIFA, yang seharusnya menjadi pilar pendukung utama sang presiden.

Lebih lanjut, perdebatan mengenai arah pengembangan sepak bola global juga memperuncing perbedaan pendapat. Arsene Wenger, yang kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, juga dikabarkan memiliki pandangan yang tidak sejalan dengan strategi yang diusung oleh Infantino. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai konsensus dalam pengambilan keputusan strategis di FIFA.

Situasi ini semakin diperparah dengan adanya laporan mengenai ketidakpuasan dari berbagai federasi sepak bola. Meskipun Infantino telah berupaya melakukan reformasi, seperti yang disampaikannya dalam Kongres FIFA ke-74 pada 2024, kritik tetap mengalir. Ia pernah menyatakan, “Saya telah menjalankan program reformasi yang ambisius untuk FIFA, dan saya bangga dengan apa yang telah kami capai.” Pernyataan tersebut tampaknya berbenturan dengan persepsi yang berkembang di kalangan para pemangku kepentingan.

Infantino juga menghadapi kritik terkait penggunaan dana FIFA. Sebuah laporan dari Swiss pada November 2023 mengungkapkan bahwa Infantino menghabiskan sekitar 700.000 Swiss franc (sekitar Rp12,5 miliar) untuk biaya perjalanan dan akomodasi, yang sebagian besar ditanggung oleh FIFA. Pengeluaran ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran organisasi.

Meskipun menghadapi perlawanan dari dalam organisasinya sendiri, Infantino tetap menunjukkan tekadnya untuk melanjutkan agenda reformasi. Ia berulang kali menekankan pentingnya membangun kembali kepercayaan terhadap FIFA, terutama setelah berbagai skandal yang melanda organisasi tersebut di masa lalu. Namun, perbedaan pandangan dengan tokoh-tokoh penting seperti Sekjen FIFA dan Arsene Wenger menjadi indikator bahwa jalan menuju konsolidasi kepemimpinan masih panjang dan penuh rintangan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp