Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
DUNIA

Media Israel Anggap Ancaman Trump ke Iran Sekadar Gertakan Sambal

Oleh Heni Maulidya August 5, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sejumlah media Israel menyoroti pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengancam akan menargetkan 52 situs di Iran jika terjadi serangan balasan. Namun, pandangan yang muncul justru cenderung mengejek, menilai ancaman tersebut sebagai sebuah ‘gertak sambal’ tanpa tindak lanjut yang berarti.

Analisis dari media-media tersebut menduga bahwa Trump, yang dikenal dengan retorika kerasnya, mungkin tidak akan benar-benar melaksanakan ancamannya. Penekanan diberikan pada sifat pernyataan Trump yang dianggap lebih sebagai upaya untuk menunjukkan ketegasan di hadapan publik, daripada sebagai kebijakan luar negeri yang matang dan siap dieksekusi.

Kritik terhadap pernyataan Trump ini datang dari berbagai sudut pandang. Ada yang melihatnya sebagai manuver politik untuk menggalang dukungan domestik atau sebagai respons emosional atas tewasnya komandan Garda Revolusi Iran, Qasem Soleimani. Sementara itu, yang lain berpendapat bahwa ancaman tersebut tidak memiliki bobot strategis yang signifikan mengingat konteks geopolitik yang ada.

Pernyataan Trump yang menyebutkan bahwa 52 situs tersebut dipilih ‘secara sangat baik’ dan akan ‘dihantam sangat keras dan cepat’ jika Iran menyerang aset Amerika Serikat, justru menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan AS untuk eskalasi militer lebih lanjut. Media Israel mempertanyakan apakah ancaman tersebut benar-benar didukung oleh rencana militer yang terperinci atau hanya sekadar serangkaian kata-kata.

Lebih lanjut, ada pandangan bahwa Trump mungkin tidak memiliki dukungan penuh dari Pentagon atau para penasihat keamanan nasionalnya untuk melancarkan serangan semacam itu. Hal ini menambah keraguan mengenai kemungkinan Trump untuk benar-benar mewujudkan ancamannya.

Dengan demikian, meskipun Presiden Trump melontarkan ancaman yang terdengar kuat, media Israel tampaknya tidak terlalu terkesan, dan lebih melihatnya sebagai bentuk diplomasi verbal yang belum tentu berujung pada tindakan nyata.

Bagikan: Facebook X WhatsApp