Tuesday, 4 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Palestina Tuduh FIFA Lalai dalam Genosida Olahraga

Oleh Emanuel August 4, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) melayangkan tudingan serius kepada Fédération Internationale de Football Association (FIFA). PFA menuding FIFA telah terlibat dalam genosida terhadap pelaku sepak bola Palestina akibat kelalaiannya dalam menyikapi agresi Israel yang telah merenggut ribuan nyawa.

Ketua PFA, Jibril Rajoub, secara tegas menyatakan bahwa badan sepak bola dunia itu telah gagal menjalankan mandatnya untuk melindungi dan mempromosikan sepak bola secara universal. Menurutnya, FIFA seharusnya mengambil tindakan tegas terhadap Israel yang telah melakukan serangan mematikan terhadap warga sipil Palestina, termasuk para atlet dan individu yang terlibat dalam dunia sepak bola.

“FIFA telah gagal dalam melindungi hak-hak dasar bagi para pemain sepak bola di Palestina. Mereka telah mengabaikan tanggung jawabnya untuk memastikan keselamatan dan kelangsungan hidup para pelaku sepak bola di wilayah kami, yang terus menjadi korban kekejaman,” ujar Rajoub dalam sebuah pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, sudah ribuan pelaku sepak bola yang tewas akibat serangan Israel.

Rajoub secara spesifik menyoroti insiden-insiden yang terjadi di Gaza. PFA mendesak FIFA untuk segera melakukan investigasi independen terhadap dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel terhadap komunitas sepak bola Palestina. Tuduhan ini mencakup penghancuran fasilitas olahraga, penangkapan sewenang-wenang terhadap atlet, serta pembunuhan yang disengaja terhadap individu yang memiliki kaitan dengan olahraga sepak bola.

PFA juga mengkritik sikap FIFA yang dinilai terlalu lambat dan tidak proporsional dalam merespons situasi yang memburuk. Organisasi tersebut menuntut agar FIFA menjatuhkan sanksi tegas kepada Asosiasi Sepak Bola Israel, serta menangguhkan keanggotaan mereka jika terbukti bersalah melakukan pelanggaran berat. Desakan ini muncul setelah serangkaian serangan Israel yang dilaporkan telah menghancurkan infrastruktur olahraga dan menyebabkan korban jiwa di kalangan masyarakat sepak bola Palestina.

Lebih lanjut, Jibril Rajoub menggarisbawahi bahwa sepak bola di Palestina bukan sekadar olahraga, melainkan simbol perlawanan dan identitas nasional. Kehilangan nyawa para pelaku olahraga, menurutnya, merupakan pukulan telak bagi semangat juang rakyat Palestina. Oleh karena itu, PFA berharap FIFA dapat segera bertindak demi keadilan dan kemanusiaan, sebelum lebih banyak lagi nyawa yang harus dikorbankan di medan perang yang juga merenggut mimpi para atlet sepak bola.

Bagikan: Facebook X WhatsApp