Sebuah pemandangan tak biasa terlihat di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada hari Kamis, 23 Mei 2024. Pagar besi setinggi 2,5 meter yang sebelumnya kokoh berdiri, tiba-tiba lenyap tanpa jejak. Penggantinya adalah deretan traffic cone berwarna oranye yang kini menghiasi area tersebut, menimbulkan pertanyaan mengenai alasan di balik perubahan mendadak ini.
Pencopotan pagar yang berfungsi sebagai pembatas itu sontak menjadi sorotan pengunjung mal. Belum ada penjelasan resmi yang diberikan oleh pihak pengelola mal mengenai alasan di balik penghilangan pagar besi tersebut. Keberadaan traffic cone sebagai pengganti sementara semakin memperkuat spekulasi publik mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Pihak kepolisian pun telah bergerak untuk menyelidiki insiden ini. Kapolsek Tebet, Kompol M. Agi Fardiansyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait hilangnya pagar tersebut. “Kami sudah terima laporan dari pihak keamanan mal bahwa pagar tersebut memang sudah tidak ada,” ujar Kompol Agi Fardiansyah saat dikonfirmasi, Kamis (23/5/2024).
Tim dari Polsek Tebet segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kami sudah mendatangi TKP, olah TKP sudah dilakukan. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” tambahnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan maupun penyebab pasti hilangnya pagar besi tersebut.
Hilangnya pagar pembatas yang cukup tinggi ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai aspek keamanan dan pengaturan lalu lintas di area tersebut. Pihak pengelola Mal Kota Kasablanka diharapkan segera memberikan klarifikasi demi menjawab rasa penasaran publik dan memastikan keamanan pengunjung.
