Monday, 3 August 2026
BREAKING
BERITA

Rumah Lee Kuan Yew Diambil Alih Pemerintah Singapura, Sengketa Keluarga Usai

Oleh Emanuel August 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pemerintah Singapura secara resmi mengambil alih rumah warisan mendiang Bapak Bangsa, Lee Kuan Yew, di 38 Oxley Road. Keputusan ini mengakhiri sengketa berkepanjangan di antara ahli warisnya dan sekaligus memastikan pelestarian situs bersejarah yang memiliki nilai penting bagi Singapura.

Langkah pemerintah ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk keinginan untuk menjaga integritas dan makna historis dari kediaman tersebut. Rencana Pemerintah Singapura untuk mengambil alih rumah tersebut didasarkan pada rekomendasi dari sebuah komite yang dibentuk untuk meninjau masa depan rumah warisan tersebut.

“Pemerintah telah membuat keputusan untuk mengambil alih rumah tersebut,” demikian pernyataan resmi yang dirilis oleh Kantor Perdana Menteri Singapura. Keputusan ini diambil setelah melalui kajian mendalam dan pertimbangan dari berbagai pihak terkait.

Sengketa mengenai rumah tersebut sebelumnya melibatkan anak-anak Lee Kuan Yew, yaitu Perdana Menteri Lee Hsien Loong, Lee Wei Ling, dan Lee Hsien Yang. Perbedaan pandangan mengenai nasib rumah tersebut telah menjadi isu publik yang cukup lama.

Lee Wei Ling dan Lee Hsien Yang sebelumnya menyatakan keinginan agar rumah tersebut dibongkar setelah kematian ayah mereka, sesuai dengan keinginan Lee Kuan Yew sendiri. Namun, Lee Hsien Loong memiliki pandangan yang berbeda, ia ingin rumah tersebut dipertahankan sebagai situs bersejarah.

Pemerintah Singapura dalam pernyataannya menegaskan bahwa keputusan pengambilalihan ini dilakukan untuk menghormati warisan Lee Kuan Yew dan juga untuk menyelesaikan perselisihan keluarga. Diharapkan dengan adanya keputusan ini, sengketa yang telah berlangsung dapat segera berakhir dan memberikan kejelasan mengenai masa depan 38 Oxley Road.

Meskipun pemerintah mengambil alih, hak kepemilikan atas rumah tersebut akan tetap berada di tangan negara. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa rumah tersebut dikelola sesuai dengan statusnya sebagai situs warisan nasional dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau komersial. Rincian lebih lanjut mengenai rencana pelestarian dan pemanfaatan rumah tersebut akan diumumkan di kemudian hari oleh pihak berwenang Singapura.

Bagikan: Facebook X WhatsApp