Kabar duka menyelimuti industri video game global. Claude Guillemot, salah satu pendiri dan tokoh sentral di balik raksasa game Ubisoft, dilaporkan telah meninggal dunia dalam sebuah insiden tragis. Beliau menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat sore (19/6) akibat kecelakaan pesawat yang terjadi di pantai barat Prancis.
Pria berusia 69 tahun ini menjadi salah satu dari dua korban jiwa dalam kecelakaan pesawat ringan jenis Cessna 421. Insiden nahas itu terjadi ketika pesawat yang ditumpanginya jatuh di sebuah ladang di dekat bandara La Baule. Menurut laporan Detik iNET yang mengutip sumber lokal, petugas tanggap darurat yang segera tiba di lokasi menemukan pesawat dalam kondisi terbakar hebat. Kobaran api bahkan dilaporkan sempat menjalar ke area sekitar lokasi jatuhnya pesawat, menambah dramatisnya pemandangan.
Kesaksian dari warga yang berada di sekitar lokasi kejadian memberikan gambaran lebih lanjut mengenai detik-detik terakhir pesawat nahas tersebut. Salah seorang saksi mata melaporkan bahwa pesawat terlihat sempat melakukan manuver berbelok sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menghunjam ke daratan. Kejadian ini terjadi saat pesawat tengah dalam proses pendekatan untuk mendarat di bandara La Baule. Pernyataan ini dikonfirmasi oleh Walikota La Baule, Franck Louvrier, yang juga menambahkan detail penting mengenai kronologi kejadian.
Ubisoft, perusahaan yang didirikan Claude Guillemot bersama saudara-saudaranya pada tahun 1986, secara resmi mengeluarkan pernyataan belasungkawa. "Ubisoft sangat berduka mendengar kabar kematian Claude Guillemot, salah satu pendiri grup dan chairman Guillemot Corp., dalam sebuah kecelakaan," ujar juru bicara Ubisoft. Pernyataan ini mengukuhkan peran penting Claude dalam membentuk identitas dan kesuksesan Ubisoft hingga menjadi salah satu pemain utama di industri hiburan interaktif dunia.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Ubisoft belum merilis informasi rinci mengenai penyebab pasti kecelakaan maupun identitas korban kedua yang juga turut menjadi korban jiwa. "Doa kami bersama keluarga dan orang-orang terdekatnya selama masa sulit ini," tambah juru bicara perusahaan, menunjukkan empati dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Perjalanan Claude Guillemot di dunia game tidak terlepas dari visi dan kolaborasi erat dengan saudara-saudaranya. Bersama Yves, Christian, Michel, dan Gérard Guillemot, Claude berhasil menorehkan sejarah dengan membangun Ubisoft dari sebuah perusahaan kecil menjadi penerbit video game terbesar di dunia. Di bawah kepemimpinan keluarga Guillemot, Ubisoft telah melahirkan berbagai waralaba game ikonik yang dicintai jutaan pemain di seluruh dunia, seperti seri petualangan sejarah Assassin’s Creed dan franchise tembak-menembak penuh aksi Far Cry.
Meskipun Claude Guillemot tidak lagi aktif dalam jajaran direksi utama Ubisoft dalam beberapa tahun terakhir, pengaruhnya terhadap budaya perusahaan dan arah strategisnya tetap terasa. Saudara kandungnya, Yves Guillemot, hingga kini masih memegang peran krusial sebagai pemimpin perusahaan, menjabat sebagai direktur, chairman, sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Ubisoft. Keberlangsungan kepemimpinan keluarga Guillemot ini menjadi salah satu pilar stabilitas dan kesinambungan visi perusahaan.
Kecelakaan pesawat yang merenggut nyawa Claude Guillemot ini menjadi pengingat betapa rapuhnya kehidupan, bahkan bagi individu yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia. Industri video game global kehilangan salah satu visionernya, seorang arsitek yang turut meletakkan fondasi bagi banyak pengalaman bermain game yang kita nikmati saat ini.
Peristiwa ini juga memicu perhatian terhadap keselamatan penerbangan, terutama bagi pengguna pesawat pribadi. Meskipun detail kecelakaan masih dalam investigasi, insiden ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur keamanan dan pemeliharaan pesawat. Pihak berwenang Prancis dilaporkan telah segera membentuk tim investigasi untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan ini.
Keluarga Guillemot sendiri memiliki sejarah panjang dalam bisnis, berawal dari toko kaset dan video di Carentoir, Brittany, Prancis, sebelum akhirnya merambah ke dunia pengembangan dan penerbitan video game. Kesuksesan mereka tidak hanya diukur dari jumlah penjualan game, tetapi juga dari kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tren pasar, serta menciptakan karya-karya yang tidak hanya menghibur tetapi juga memiliki nilai seni dan narasi yang mendalam.
Kepergian Claude Guillemot tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Ubisoft dan komunitas gamer di seluruh dunia. Warisan Claude Guillemot sebagai salah satu pendiri yang visioner akan terus hidup melalui karya-karya Ubisoft yang akan terus dihadirkan di masa mendatang. Industri ini berhutang budi pada dedikasi dan inovasinya yang telah membentuk lanskap hiburan interaktif modern.











