Sunday, 2 August 2026
BREAKING
DUNIA

Feri Terbakar di Laut Madura, Lima Tewas dan 41 Hilang

Oleh Rini Widiyarti August 2, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Lima orang dilaporkan tewas dan 41 lainnya hilang dalam insiden kebakaran kapal feri yang mengangkut 271 penumpang di perairan dekat Pulau Madura, Jawa Timur. Kebakaran terjadi pada hari Minggu (21/5/2023).

Kapal feri yang nahas tersebut adalah KMP Express Bahari 7B. Insiden terjadi saat kapal berlayar di sekitar perairan Madura. Api dengan cepat melalap badan kapal, menimbulkan kepanikan di antara penumpang.

Upaya penyelamatan segera dilakukan oleh tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta unsur maritim lainnya. Namun, kondisi cuaca dan besarnya api menyulitkan proses evakuasi. Sebanyak 271 orang berada di dalam kapal saat kebakaran terjadi.

Dari jumlah tersebut, lima orang dipastikan meninggal dunia. Sementara itu, 41 penumpang belum ditemukan dan masih dalam pencarian intensif. Sebagian besar penumpang berhasil diselamatkan dari kobaran api yang melalap kapal.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Tim investigasi diturunkan untuk mengungkap akar permasalahan yang menyebabkan insiden tragis ini. Pihak kepolisian dan otoritas maritim akan memeriksa seluruh aspek, mulai dari kondisi kapal hingga prosedur keselamatan yang dijalankan.

Seorang saksi mata yang berhasil selamat menceritakan detik-detik menegangkan saat api mulai membesar. “Api muncul dari bagian belakang kapal dan dengan cepat merambat. Kami semua panik mencari jalan keluar,” ujar salah seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya.

Basarnas mengerahkan seluruh armada yang ada untuk menyisir perairan sekitar lokasi kejadian. Pencarian difokuskan untuk menemukan 41 penumpang yang masih hilang. Pihak keluarga korban yang tewas dan hilang terus berdatangan di pelabuhan untuk mencari informasi terkini.

Keluarga korban yang meninggal dunia telah diidentifikasi dan jenazah mereka akan segera diserahkan kepada pihak keluarga. Pemerintah daerah berjanji akan memberikan santunan dan dukungan penuh kepada keluarga yang terdampak musibah ini. Situasi di pelabuhan masih tegang, dengan harapan besar agar seluruh korban yang hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp