Pemerintah Indonesia sedang mengkaji ulang alokasi insentif kendaraan listrik (EV), dengan fokus untuk mendorong produksi mobil dan motor listrik merek nasional. Rencana ini berpotensi mengubah lanskap industri EV di Indonesia, termasuk bagi produsen kendaraan listrik yang sudah beroperasi di pasar domestik.
Menanggapi potensi perubahan kebijakan tersebut, PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) menyatakan pandangannya. Pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong industri otomotif nasional, terutama yang berkaitan dengan kendaraan ramah lingkungan.
“Kami menyambut baik perhatian pemerintah terhadap perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Kami selalu mendukung kebijakan yang dapat memajukan industri otomotif nasional,” ujar Dian Asmahani, Director of Marketing & Public Relations Wuling Motors, dalam keterangan resminya.
Dian menambahkan bahwa Wuling, sebagai salah satu pemain di pasar EV Indonesia, berkomitmen untuk terus berkontribusi pada ekosistem kendaraan listrik di tanah air. Perusahaan terus berupaya menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
“Kami terus berupaya untuk dapat berkontribusi pada perkembangan kendaraan listrik di Indonesia, termasuk dalam mendukung ekosistemnya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengemukakan bahwa pemerintah akan memfokuskan insentif EV untuk produk-produk yang diproduksi di dalam negeri. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa manfaat dari perkembangan industri EV dapat dirasakan oleh industri otomotif nasional secara lebih luas.
“Jadi, nanti insentif itu kita arahkan untuk mobil dan motor listrik nasional. Jadi kalau kamu beli mobil listrik nasional, itu nanti kita kasih insentif. Kita tidak mau nanti pabriknya di luar negeri, tapi kita beli di sini,” ujar Luhut pada Senin, 6 Februari 2023, di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong investasi lebih lanjut dalam produksi komponen dan perakitan kendaraan listrik di Indonesia, serta menciptakan lapangan kerja baru. Wuling, yang telah meluncurkan beberapa model EV seperti Wuling Air EV, diharapkan dapat menyesuaikan strategi produksinya sejalan dengan arah kebijakan pemerintah tersebut.
