Sunday, 2 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

UEFA Mendesak Infantino Mundur, Ancaman Mosi Tidak Percaya Mengintai

Oleh Emanuel August 2, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikabarkan menghadapi tekanan serius dari UEFA. Badan sepak bola Eropa tersebut disebut telah memberikan ultimatum: mundur dari jabatannya atau siap menghadapi mosi tidak percaya. Ultimatum ini datang menyusul berbagai kontroversi yang melingkupi kepemimpinan Infantino.

Menurut laporan media, UEFA yang dipimpin oleh Aleksander Ceferin, telah menyampaikan tuntutan ini secara langsung kepada Infantino. Ancaman mosi tidak percaya merupakan langkah drastis yang dapat mengguncang FIFA jika UEFA berhasil menggalang dukungan yang cukup dari federasi-federasi anggota.

Ketegangan antara UEFA dan FIFA di bawah kepemimpinan Infantino bukanlah hal baru. Perbedaan pandangan mengenai arah sepak bola global, termasuk rencana-rencana kontroversial seperti Piala Dunia antar klub yang diperluas dan potensi perubahan format kompetisi internasional, telah menjadi sumber friksi. UEFA kerap menyuarakan keberatan atas kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak transparan dan tidak mempertimbangkan kepentingan klub serta liga-liga Eropa.

Salah satu poin krusial yang memicu kemarahan UEFA adalah dugaan keterlibatan Infantino dalam proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2030. Laporan-laporan menyebutkan adanya manuver politik yang menguntungkan Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan potensi Argentina, Paraguay, dan Uruguay mendapatkan hak menjadi tuan rumah pembuka. UEFA, yang memiliki suara signifikan dalam pemilihan ini, merasa keputusannya diabaikan.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 13 Oktober 2023, UEFA menegaskan komitmennya terhadap integritas dan tata kelola sepak bola yang baik. “UEFA selalu berjuang untuk transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik dalam sepak bola. Kami akan terus bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan untuk memastikan masa depan olahraga ini dilindungi,” demikian bunyi pernyataan tersebut, meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan ultimatum kepada Infantino.

Sejauh ini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan ultimatum dari UEFA. Namun, situasi ini menempatkan Gianni Infantino dalam posisi yang sulit. Jika mosi tidak percaya benar-benar dilancarkan dan mendapat dukungan mayoritas, masa jabatan Infantino sebagai Presiden FIFA bisa berakhir prematur. Perkembangan ini akan menjadi perhatian utama dalam dunia sepak bola internasional dalam beberapa waktu ke depan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp