Sebanyak 13 orang dilaporkan tewas dalam insiden kecelakaan pesawat wisata yang terjadi di dekat situs arkeologi terkenal, Nazca Lines, Peru. Kejadian nahas ini tengah dalam investigasi mendalam oleh pihak berwenang untuk mengungkap penyebab jatuhnya pesawat tersebut.
Pesawat nahas tersebut jatuh pada hari Senin, 28 November 2022, di sebuah area gurun yang berjarak tidak jauh dari Nazca Lines, sebuah situs warisan dunia UNESCO yang dikenal dengan gambar-gambar raksasa di permukaan tanah. Laporan awal mengkonfirmasi bahwa tidak ada korban selamat dari kecelakaan tragis ini.
Menurut laporan dari otoritas setempat, 13 orang yang berada di dalam pesawat tersebut, yang diduga merupakan turis yang sedang menikmati pemandangan Nazca Lines dari udara, semuanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Pesawat yang digunakan adalah jenis Cessna, yang umum digunakan untuk penerbangan wisata di wilayah tersebut.
Penyebab pasti dari kecelakaan ini masih belum diketahui. Tim investigasi dari Kementerian Transportasi dan Komunikasi Peru (MTC) telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Mereka akan menganalisis puing-puing pesawat, data penerbangan, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi mata jika ada.
Pihak berwenang Peru menyatakan komitmen mereka untuk mengungkap seluruh fakta di balik tragedi ini. “Kami sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” ujar seorang juru bicara dari MTC. Hasil investigasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap jatuhnya pesawat tersebut, termasuk kemungkinan adanya kesalahan teknis, faktor cuaca, atau kesalahan manusia.
Kecelakaan ini kembali menimbulkan perhatian terhadap keselamatan penerbangan wisata, khususnya di area yang memiliki daya tarik turis tinggi seperti Nazca Lines. Otoritas terkait diharapkan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat untuk menghindari terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
