Saturday, 1 August 2026
BREAKING
BERITA

WMO: El Nino Menguat Picu Cuaca Ekstrem Global, Sekjen PBB Prediksi Dampak Mengerikan

Oleh Emanuel August 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Badan Meteorologi Dunia (WMO) mengeluarkan peringatan keras mengenai penguatan fenomena El Nino yang diprediksi akan memicu gelombang cuaca ekstrem di seluruh dunia. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, turut menyoroti potensi dampak mengerikan dari fenomena iklim ini, memberikan gambaran suram bagi masa depan.

Menurut WMO, penguatan El Nino ini bukan sekadar anomali cuaca biasa, melainkan sebuah sinyal kuat yang mengindikasikan potensi peningkatan suhu global ke rekor tertinggi. “El Nino kali ini diprediksi akan menjadi salah satu yang terkuat dalam sejarah,” ungkap WMO dalam pernyataannya, menekankan urgensi kesiapsiagaan global.

Kekhawatiran ini diperkuat oleh prediksi Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres. Ia memperingatkan bahwa dampak El Nino kali ini bisa jauh lebih parah dari yang dibayangkan. “Kita sedang menuju ‘neraka bolong’ yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Guterres, mengibaratkan dampak cuaca ekstrem yang akan dihadapi dunia. Ia secara spesifik menyebutkan potensi peningkatan suhu global yang akan melampaui rekor-rekor sebelumnya, menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan di Bumi.

Lebih lanjut, Guterres menggarisbawahi bahwa dampak El Nino tidak hanya terbatas pada peningkatan suhu. Fenomena ini diperkirakan akan memicu serangkaian bencana alam yang lebih intens dan sering. “El Nino akan memicu gelombang panas yang mematikan, kekeringan parah, dan banjir dahsyat di berbagai belahan dunia,” jelasnya. Prediksi ini didasarkan pada pola historis dan analisis ilmiah terkini mengenai interaksi antara laut dan atmosfer yang menjadi ciri khas El Nino.

Kondisi ini menuntut respons global yang terkoordinasi dan cepat. WMO dan PBB menyerukan kepada seluruh negara untuk segera mengambil langkah mitigasi dan adaptasi guna mengurangi kerentanan terhadap dampak cuaca ekstrem. Upaya pengurangan emisi gas rumah kaca, yang menjadi akar dari perubahan iklim, juga kembali ditekankan sebagai solusi jangka panjang yang krusial untuk mencegah skenario terburuk di masa depan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp