Saturday, 1 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Upaya Digitalisasi Aksara Nusantara: Lomba Dongeng Anak Jadi Langkah Awal

Oleh Herfansyah August 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kementerian Kebudayaan dan Pandi resmi menjalin kolaborasi strategis dalam upaya revitalisasi dan pelestarian aksara Nusantara. Langkah awal yang diambil adalah menyelenggarakan lomba menulis dongeng anak, sebuah inisiatif yang diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kekayaan identitas budaya bangsa di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, dalam keterangannya pada Selasa (24/10/2023), menegaskan komitmen kementeriannya. “Kita harus bergerak lebih cepat dan adaptif. Digitalisasi aksara Nusantara bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan warisan berharga ini dapat diakses dan dipelajari oleh generasi mendatang,” ujar Hilmar Farid. Kolaborasi dengan Pandi, yang memiliki fokus pada domain internet Indonesia, diharapkan dapat memperkuat infrastruktur digital untuk pelestarian aksara.

Lomba menulis dongeng anak ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kreativitas, tetapi juga sebagai sarana edukasi. Peserta diajak untuk menggali cerita rakyat dan legenda dari berbagai daerah di Indonesia, lalu menuliskannya dengan sentuhan modern namun tetap mempertahankan keaslian nilai-nilai luhur. Targetnya adalah menciptakan materi bacaan digital yang menarik bagi anak-anak, sekaligus memperkenalkan keragaman aksara yang dimiliki Nusantara.

Lebih lanjut, Hilmar Farid menambahkan bahwa digitalisasi aksara Nusantara mencakup berbagai aspek, mulai dari pemetaan, dokumentasi, hingga pengembangan platform pembelajaran interaktif. “Ini adalah proses jangka panjang yang membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Melalui lomba ini, kita ingin menumbuhkan kecintaan pada aksara sejak dini, sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga warisan budaya tak benda ini,” jelasnya. Diharapkan, inisiatif ini akan memicu lahirnya karya-karya kreatif lain yang berkontribusi pada pelestarian aksara Nusantara.

Pandi, sebagai mitra dalam program ini, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh aspek teknis digitalisasi. “Kami percaya bahwa teknologi, termasuk internet, dapat menjadi alat yang ampuh untuk melestarikan dan menyebarkan kekayaan budaya. Domain .id yang kami kelola siap menjadi rumah bagi arsip digital aksara Nusantara,” ungkap Direktur Registrasi dan Pengembangan Pandi, Sigit Pratama.

Bagikan: Facebook X WhatsApp