Kabar mengenai kepastian penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 masih belum jelas. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengungkapkan bahwa pihaknya masih dalam tahap negosiasi dengan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait turnamen tersebut.
Erick Thohir menyampaikan bahwa proses negosiasi ini masih berlangsung dan belum mencapai kata sepakat. “Kita masih bernegosiasi dengan FIFA, ini kan baru pertama kali, jadi banyak hal yang harus kita diskusikan,” ujar Erick Thohir di Jakarta, pada Rabu (19/6/2024).
Meski demikian, Erick Thohir optimistis negosiasi tersebut akan segera menemui titik terang. Ia menjelaskan bahwa PSSI sedang berupaya keras untuk memastikan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar FIFA. “Kita berharap ini bisa segera selesai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Erick Thohir menekankan pentingnya kolaborasi antara PSSI dan FIFA untuk menyukseskan turnamen yang baru pertama kali diadakan ini. Diskusi mendalam tengah dilakukan untuk membahas berbagai aspek, mulai dari format kompetisi, jadwal, hingga kesiapan infrastruktur di negara-negara yang berpotensi menjadi tuan rumah.
Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri direncanakan akan melibatkan tim-tim dari negara-negara di kawasan ASEAN. Kehadiran FIFA sebagai penyelenggara diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan prestise turnamen tersebut di kancah internasional.
PSSI berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan FIFA demi tercapainya kesepakatan yang menguntungkan semua pihak. Perkembangan lebih lanjut mengenai FIFA ASEAN Cup 2026 akan terus diinformasikan seiring dengan selesainya proses negosiasi.
