Friday, 31 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

AS Cairkan Dana Bantuan Vaksin Global Rp 9,1 Triliun untuk Gavi

Oleh Rini Widiyarti July 31, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Amerika Serikat mengumumkan akan segera mencairkan dana senilai 600 juta dolar AS atau sekitar Rp 9,1 triliun yang sebelumnya tertahan untuk Gavi, Aliansi Vaksin. Langkah ini menandai peningkatan hubungan antara pemerintahan AS saat ini dengan organisasi distributor vaksin global tersebut.

Dana yang sebelumnya ditahan oleh Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Robert F. Kennedy Jr. pada tahun 2025, kini akan disalurkan kembali. Keputusan penahanan dana tersebut didasari oleh kekhawatiran mengenai keamanan vaksin yang diklaim diabaikan oleh Gavi, sebuah organisasi yang berperan penting dalam menyediakan imunisasi bagi separuh anak-anak di dunia. Namun, klaim tersebut dibantah oleh para ahli.

Perubahan sikap ini terlihat jelas pada bulan Juni tahun ini. Saat terjadi wabah Ebola di Afrika Tengah, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyampaikan kepada para senator bahwa Amerika Serikat akan kembali mendukung Gavi. Pernyataan ini mengindikasikan adanya pergeseran kebijakan dan penekanan kembali pada pentingnya kerja sama global dalam program vaksinasi.

Gavi, The Vaccine Alliance, merupakan organisasi nirlaba internasional yang bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap imunisasi di negara-negara berpenghasilan rendah. Sejak didirikan pada tahun 2000, Gavi telah membantu memvaksinasi lebih dari 822 juta anak dan mencegah lebih dari 14 juta kematian di masa depan. Dana dari Amerika Serikat, yang merupakan salah satu donatur utama, sangat krusial bagi keberlangsungan program-program Gavi di berbagai belahan dunia.

Keputusan pencairan dana ini diharapkan dapat memperkuat upaya global dalam memerangi penyakit menular, terutama di wilayah-wilayah yang paling rentan. Dukungan finansial yang berkelanjutan dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat sangat vital untuk memastikan bahwa anak-anak di seluruh dunia mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan melalui vaksinasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp