Pemerintah Kabupaten Jombang mulai melakukan pembersihan Kali Jombang Kulon dan perbaikan sistem drainase di kawasan Tambakberas. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan menyambut Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Tebuireng, Tambakberas, Jombang pada tahun 2026 mendatang.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kenyamanan bagi para peserta muktamar yang diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan nahdliyin dari berbagai daerah. Pembersihan kali dan perbaikan drainase diharapkan dapat mencegah potensi banjir serta memastikan lingkungan yang lebih bersih dan tertata.
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, dalam keterangannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan penyelenggaraan Muktamar NU 2026. “Kami ingin memberikan yang terbaik bagi para tamu yang hadir, termasuk memastikan kelancaran acara dan kenyamanan mereka,” ujar Mundjidah Wahab.
Selain pembersihan sungai dan penataan drainase, Pemkab Jombang juga berencana untuk merapikan sejumlah fasilitas umum lainnya di sekitar lokasi acara. Hal ini mencakup perbaikan jalan, penataan trotoar, serta peningkatan kebersihan di area publik lainnya.
Pihak Pemkab Jombang optimis bahwa persiapan yang matang akan memberikan kesan positif bagi para peserta muktamar dan masyarakat luas. Muktamar NU 2026 di Jombang diharapkan tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi geliat ekonomi dan pariwisata daerah.
