Roberto Mancini kembali menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional Italia, sebuah keputusan yang ia ambil setelah tiga tahun meninggalkan posisi tersebut demi tawaran menggiurkan dari Arab Saudi. Dalam pernyataan publik pertamanya pasca-penunjukannya kembali, Mancini menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas tindakannya di masa lalu.
“Saya sangat menyesal,” ujar Mancini. Ia menggambarkan keputusannya meninggalkan timnas Italia sebagai sebuah kehilangan yang mendalam, setara dengan kehilangan belahan jiwa. “Itu seperti kehilangan wanita dalam hidup Anda. Dan itu berarti Anda melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan. Jadi saya minta maaf, sangat menyesal juga atas segala yang terjadi selama tiga tahun terakhir ini.”
Mancini mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih timnas Italia pada Agustus 2023. Keputusannya kala itu mengejutkan banyak pihak, mengingat ia baru saja memperpanjang kontraknya dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Mei 2022. Alasan di balik pengunduran dirinya adalah tawaran yang sangat menguntungkan untuk melatih tim nasional Arab Saudi, yang ia terima.
Kepulangan Mancini ke kursi pelatih Italia ini tentu menimbulkan beragam reaksi dari publik. Ia menyadari hal tersebut dan berharap dapat memperoleh pengampunan. “Beberapa orang akan menentang saya… mungkin orang-orang akan memaafkan,” tambahnya, sembari bertekad untuk membawa kembali timnas Italia ke tempat semestinya. Penunjukannya kembali menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola Italia, dengan harapan besar agar ia mampu mengembalikan kejayaan timnas di kancah internasional.
