Kekecewaan menyelimuti tim sepak bola Port FC setelah gagal meraih kemenangan atas Persija Jakarta dalam pertandingan Piala Presiden. Meski sempat unggul, tim asal Thailand ini harus menerima hasil imbang dan harus kehilangan dua pemain andalannya akibat cedera.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini berakhir dengan skor imbang, membuat Port FC harus menunda ambisi mereka untuk memetik poin penuh. Situasi semakin memburuk ketika dua pemain kunci mereka harus mengakhiri laga lebih awal karena mengalami cedera.
Dalam sesi konferensi pers pasca-pertandingan, Pelatih Port FC, Alexandre Polking, mengungkapkan rasa prihatinnya atas hasil yang diraih. “Ini bukan hasil yang kami inginkan. Kami sempat unggul dan memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan ini,” ujar Polking, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Polking menambahkan bahwa cedera yang dialami kedua pemainnya menjadi pukulan telak bagi tim. “Kami harus kehilangan dua pemain penting. Ini tentu menjadi kehilangan besar bagi kami, terutama mengingat jadwal pertandingan yang padat,” jelasnya.
Meski demikian, Polking menegaskan bahwa timnya akan terus berjuang dan mengevaluasi performa mereka untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. “Kami akan terus bekerja keras dan belajar dari pertandingan ini. Kami harus bangkit dan fokus pada laga-laga berikutnya,” pungkasnya.
Dua pemain Port FC yang mengalami cedera adalah Elias Dolah dan Suphanat Mueanta. Elias Dolah mengalami cedera otot paha, sementara Suphanat Mueanta mengalami cedera pada pergelangan kaki. Keduanya diprediksi akan absen selama beberapa pekan.
Kabar cedera kedua pemain ini tentu menjadi perhatian serius bagi manajemen Port FC, mengingat pentingnya kedua pemain tersebut dalam skema permainan tim. Elias Dolah merupakan bek tangguh yang menjadi andalan di lini pertahanan, sementara Suphanat Mueanta adalah striker muda berbakat yang kerap memberikan ancaman di lini serang.
Absennya kedua pemain ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Port FC dalam mengarungi sisa kompetisi Piala Presiden. Tim pelatih kini dituntut untuk mencari solusi dan alternatif pemain pengganti agar performa tim tidak menurun drastis.
