Kiper asal Cape Verde, Vozinha, terpaksa mengubah nama yang tertera di punggung jersey-nya saat bergabung dengan klub raksasa Chile, Colo-Colo. Keputusan ini diambil bukan atas kemauan pribadi, melainkan karena adanya regulasi ketat yang diberlakukan oleh Liga Profesional Sepak Bola Chile.
Nama “Vozinha” yang selama ini dikenalinya di dunia sepak bola, tidak diizinkan untuk digunakan sesuai aturan liga. Oleh karena itu, pemain bernama asli Amilton Amin da Silva ini harus kembali menggunakan nama aslinya di punggung seragam Colo-Colo.
Aturan tersebut, yang berlaku di Liga Chile, mengharuskan setiap pemain untuk menggunakan nama asli mereka atau nama yang telah disetujui secara resmi oleh otoritas liga. Keputusan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kejelasan identitas pemain di kompetisi profesional.
Amilton Amin da Silva, yang akrab disapa Vozinha, merupakan rekrutan baru bagi Colo-Colo. Kepindahannya ke klub yang berbasis di Santiago ini disambut antusias oleh para penggemar. Namun, sedikit perubahan pada identitas punggung jersey-nya menjadi sorotan tersendiri.
Meskipun mengalami perubahan nama punggung, fokus utama Vozinha saat ini adalah beradaptasi dengan tim barunya dan memberikan kontribusi terbaik bagi Colo-Colo di setiap pertandingan. Pengalaman dan kemampuannya sebagai penjaga gawang diharapkan mampu memperkuat lini pertahanan tim.
Pergantian nama punggung ini menjadi salah satu contoh bagaimana regulasi liga dapat memengaruhi bahkan aspek sekecil identitas pemain di lapangan. Bagi Vozinha, yang terpenting adalah tetap bisa bermain dan menunjukkan performa terbaiknya, terlepas dari nama apa yang tertera di punggungnya.
