Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
BERITA

IHSG Anjlok 1,51%, Sektor Properti dan Utilitas Jadi Biang Kerok

Oleh Emanuel July 29, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan sebesar 1,51% pada penutupan perdagangan, menempatkannya di level 7.276,94. Penurunan ini dipicu oleh aksi jual yang merata, terutama pada sektor properti dan utilitas yang tercatat sebagai kontributor terbesar dalam kemerosotan indeks.

Analis pasar menilai, sentimen negatif menjelang pengumuman hasil rapat kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat turut membayangi pergerakan IHSG. Para pelaku pasar cenderung mengambil posisi hati-hati (wait and see) untuk melihat arah kebijakan suku bunga The Fed yang berpotensi memengaruhi aliran dana investasi global.

Lebih lanjut, Indeks Sektor Properti dan Real Estat tercatat mengalami koreksi terdalam, anjlok 2,19%. Sektor energi juga tidak luput dari tekanan, melemah 1,92%. Disusul oleh sektor kesehatan yang turun 1,89%, sektor industri dasar 1,69%, dan sektor transportasi serta logistik yang tergerus 1,43%.

Sektor keuangan, meskipun menjadi salah satu sektor dengan bobot terbesar di bursa, juga turut memberikan kontribusi negatif dengan pelemahan 1,35%. Sementara itu, sektor barang konsumen primer dan sekunder masing-masing terkoreksi 0,76% dan 0,28%. Hanya sektor teknologi yang mampu bertahan di zona hijau, membukukan penguatan tipis 0,08%.

Volume perdagangan tercatat meningkat menjadi Rp13,19 triliun, menunjukkan adanya aktivitas jual beli yang cukup aktif meskipun dalam tren penurunan. Sebanyak 370 saham mengalami pelemahan, 165 saham menguat, dan 225 saham stagnan.

Sebelumnya, IHSG sempat dibuka di zona positif pada level 7.381,48. Namun, seiring berjalannya waktu, sentimen negatif mulai mendominasi pasar, mendorong indeks terus merosot hingga penutupan sesi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp